7 Anime dengan Kisah Eksperimen Manusia yang Mengerikan
Minggu, 05 Juni 2022 - 10:30 WIB
Demi mempertahankan posisinya sebagai Alkemis Negara, Shou menyatukan putrinya itu dengan anjing keluarga itu, Alexander. Alhasil, Shou menciptakan sebuah chimera, makhluk gabungan dari dua makhluk hidup. Edward Elric tidak bisa menyembunyikan kekecewaan, kesedihan, dan amarahnya saat melihat chimera buatan Shou itu.
3. Terror in Ressonance
Semua bermula dari sebuah proyek pemerintah bernama Athena. Awalnya, proyek ini dikatakan sebagai tempat pengembangan anak-anak yang berbakat. Namun, pemerintah ternyata punya motif lain. Tujuan proyek Athena adalah menciptakan manusia dengan sindrom servant menjadi senjata pemerintahan.
Dari sekian banyak para anak yang dijadikan objek eksperimen, dua di antaranya berhasil kabur, yaitu Nine dan Twelve. Dicap sebagai teroris, faktanya mereka tidak ingin melukai orang-orang. Mereka mencuri bom dan menanamkannya di Tokyo. Tujuan Nine dan Twelve adalah mengungkap eksperimen dari proyek Athena kepada publik.
4. Monster
Johan Liebert adalah antagonis utama dalam serial ini. Dibalik sosoknya yang kejam saat membunuh orang-orang, dia memiliki masa lalu yang mengejutkan. Johan beserta dengan saudara kembarnya, Anna lahir dari hasil eksperimen eugenika yang dilakukan Franz Bonaparta. Tujuan eksperimen ini adalah untuk menciptakan seorang anak yang sempurna dan bisa memimpin dunia.
Selain itu, dia juga pernah mendiami panti asuhan Kinderheim 511. Berbeda dengan panti asuhan lain, tempat ini justru dijadikan bahan eksperimen psikologi terhadap anak-anak penghuninya. Hasilnya, mereka pikiran mereka telah rusak dan memiliki pandangan berbeda dengan orang lain.
5. The Promised Neverland
Tiga anak bernama Norman, Emma, dan Ray tinggal di sebuah panti asuhan bernama Grace Field House. Sekilas, tempat ini memberikan perhatian penuh dan kasih sayang kepada anak-anak. Namun, ternyata ada hal terselubung di baliknya. Layaknya sebuah peternakan, anak-anak di panti asuhan ini dirawat dengan baik agar bisa menjadi manusia yang berkualitas.
3. Terror in Ressonance
Semua bermula dari sebuah proyek pemerintah bernama Athena. Awalnya, proyek ini dikatakan sebagai tempat pengembangan anak-anak yang berbakat. Namun, pemerintah ternyata punya motif lain. Tujuan proyek Athena adalah menciptakan manusia dengan sindrom servant menjadi senjata pemerintahan.
Dari sekian banyak para anak yang dijadikan objek eksperimen, dua di antaranya berhasil kabur, yaitu Nine dan Twelve. Dicap sebagai teroris, faktanya mereka tidak ingin melukai orang-orang. Mereka mencuri bom dan menanamkannya di Tokyo. Tujuan Nine dan Twelve adalah mengungkap eksperimen dari proyek Athena kepada publik.
4. Monster
Johan Liebert adalah antagonis utama dalam serial ini. Dibalik sosoknya yang kejam saat membunuh orang-orang, dia memiliki masa lalu yang mengejutkan. Johan beserta dengan saudara kembarnya, Anna lahir dari hasil eksperimen eugenika yang dilakukan Franz Bonaparta. Tujuan eksperimen ini adalah untuk menciptakan seorang anak yang sempurna dan bisa memimpin dunia.
Selain itu, dia juga pernah mendiami panti asuhan Kinderheim 511. Berbeda dengan panti asuhan lain, tempat ini justru dijadikan bahan eksperimen psikologi terhadap anak-anak penghuninya. Hasilnya, mereka pikiran mereka telah rusak dan memiliki pandangan berbeda dengan orang lain.
5. The Promised Neverland
Tiga anak bernama Norman, Emma, dan Ray tinggal di sebuah panti asuhan bernama Grace Field House. Sekilas, tempat ini memberikan perhatian penuh dan kasih sayang kepada anak-anak. Namun, ternyata ada hal terselubung di baliknya. Layaknya sebuah peternakan, anak-anak di panti asuhan ini dirawat dengan baik agar bisa menjadi manusia yang berkualitas.
Lihat Juga :