10 Karakter Penjahat Anime yang Klimaks Terlalu Cepat

Selasa, 07 Juni 2022 - 09:09 WIB
Sejumlah adegan yang sangat mengerikan terjadi karena perintah Frill. Tapi, Frilll bahkan lebih mengerikan ketika dia punya bentuk fisik. Melihatnya menyembunyikan hair dryer sebelum menyeterum istri Acca atau melihatnya tersenyum setelah anaknya tewas meningkatkanaksi kejinya ke level lain.

3. Keluarga Iblis Laba-Laba — Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba



Busur cerita Gunung Natagumo memperkenalkan keluarga iblis laba-laba yang diciptakan Rui, salah satu dari 12 Kizuki. Setiap anggota kunci keluarga ini mendapatkan waktu untuk disoroti sebelum dibunuh satu per satu, dengan Rui yang paling akhir tewas. Waktu mereka pastinya tidak pendek. Tapi, ada sesuatu dengan konsep dan eksekusi mereka yang terasa mereka pergi terlalu cepat.

Keluarga iblis laba-laba ini adalah cerita keluarga yang tragis dan menyedihkan yang bisa memanfaatkan sejumlah anggota keluarga itu muncul lagi di serial ini. Ini tidak berarti kalau busur ini tidak dieksekusi dengan baik atau kematian itu terasa tidak tepat. Ini lebih seperti kesaksian betapa bagusnya karakter itu dan betapa sejumlah penonton percaya kalau mereka dibunuh sebelum memperlihatkan kemampuan utuh mereka.

2. Annie Leonhart — Attack on Titan



Sementara Annie sekarang bebas, dia absen sangat lama di serial ini. Sebagian besar busur ceritanya, baik di anime dan manga, Annie berada di cangkang kristal yang dia pakai untuk melindungi dirinya dari kematian di awal serial ini. Dia hanya muncul lagi menjelang akhir serial ini.

Kalau Annie tidak tertangkap, dia akan lebih baik ketimbang Bertholdt dan Reiner dalam menjalankan rencana awal mereka. Annie itu pintar, termotivasi, dan tidak ragu mengkhianati teman-temannya. Dia klimaks terlalu cepat dan terpinggirkan terlalu lama.

Baca Juga: 7 Anime Shounen Paling Top di Sepanjang Awal Tahun Ini

1. Stain — My Hero Academia



Sementara busur cerita Stain melakukan keajaiban bagi perkembangan karakter Tenya Iida, rasanya pesan Stain menghilang. Padahal, dia menjadi pahlawan paling menonjol di setiap episode busur itu. Stain mewakili setiap kritik yang sangat valid terhadap sistem kepahlawanan di serial ini dan dia dibungkam jauh terlalu cepat.

Stain tidak perlu harus pergi karena konfrontasinya dengan Tenya, Shoto, dan Izuku diatur dengan baik waktunya. Tapi, seharusnya ada tentang Stain mewariskan ideologinya. Sementara Stain disebut mempengaruhi banyak penjahat, ini tidak terlalu disentuh di anime. Sering kali terasa kalau Stain tidak pernah membuat pengaruh sama sekali.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!