Eza Hazami, dari HR ke Content Creator demi Jawab Keresahannya
Selasa, 14 Juni 2022 - 10:41 WIB
“(Jadi HR) aku jadi bisa banyak ngobrol sama orang, gali insight dan lain-lain. Mungkin buat orang ngobrol itu biasa, buat aku kalau sudah ngobrol aku bisa banyak menggali informasi atau bahkan value yang aku nggak pernah kenal sebelumnya. Jadi sama aja kayak kita sama-sama belajar. Buat aku pribadi bisa belajar hal-hal baru,” tambahnya.
Setelah menjadi HR, Eza mengaku banyak sekali suka dukanya. Seperti misalnya ia dicap sebagai public enemy bagi karyawan meski niatnya tidak seperti itu karena membuat kebijakan dan lain-lain.
Bahkan karena ia berada di bagian rekrutmen, Eza mengaku ada yang deketin lalu ujung-ujungnya meminta untuk “memasukkan” anak ke perusahaan di tempatnya bekerja.
“Saya bilang nggak bisa karena ada proses rekrutmen dan ada standarnya. Nah sayangnya pas saya udah bilang gitu, saya malah dimusuhi,” ucapnya sambil tertawa.
Lalu bagaimana ceritanya pria berkacamata ini masuk ke dunia content creator? Ternyata ada salah satu kejadian yang membuatnya mantap untuk membuat konten.
Saat 2018, ia bekerja di sebuah perusahaan manufaktur yang mana berurusan dengan para buruh yang kebanyakan lulusan SMA/SMK, dirinya menemukan banyak yang belum bisa bikin CV.
Setelah menjadi HR, Eza mengaku banyak sekali suka dukanya. Seperti misalnya ia dicap sebagai public enemy bagi karyawan meski niatnya tidak seperti itu karena membuat kebijakan dan lain-lain.
Bahkan karena ia berada di bagian rekrutmen, Eza mengaku ada yang deketin lalu ujung-ujungnya meminta untuk “memasukkan” anak ke perusahaan di tempatnya bekerja.
“Saya bilang nggak bisa karena ada proses rekrutmen dan ada standarnya. Nah sayangnya pas saya udah bilang gitu, saya malah dimusuhi,” ucapnya sambil tertawa.
Lalu bagaimana ceritanya pria berkacamata ini masuk ke dunia content creator? Ternyata ada salah satu kejadian yang membuatnya mantap untuk membuat konten.
Saat 2018, ia bekerja di sebuah perusahaan manufaktur yang mana berurusan dengan para buruh yang kebanyakan lulusan SMA/SMK, dirinya menemukan banyak yang belum bisa bikin CV.
Lihat Juga :