Belum Ada Obatnya, Ini Gejala Demam Berdarah Dengue yang Wajib Diwaspadai

Rabu, 15 Juni 2022 - 14:13 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universita Indonesia, Prof Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro Sp,A(K) mengatakan, virus dengue ini belum ada obatnya, sehingga harus diketahui gejala penularan agar tindakan pengobatannya tidak terlambat.

Dokter Sri Rezeki menjelaskan, demam berdarah dengue ini gejalanya ada tiga fase. Fase pertama diawali dengan demam yang terjadi 1-3 hari. Kemudian seseorang juga mengalami nyeri kepala, pendarahan, nyeri otot, muntah, diare hingga bercak di kulit.

"Di fase awal ini harus diberikan suportif terapi. Karena kalau dibiarkan akan memasuki fase kritis," jelasnya saat dalam pemaparan di acara ASEAN Dengue Day atau Hari Demam Berdarah (DBD) ASEAN 2022, Rabu (15/6/2022).

Sementara itu, fase kritis sendiri masuk di hari ke 4-7. Fase ini akan menyebabkan seseorang mengalami kebocoran pada plasma, tekanan darah turun sehingga menyebabkan shock, hingga penggumpalan cairan di rongga perut.

"Kemudian masuk fase penyembuhan. Pasien sudah mulai sadar, denyut jantung membaik, dan virus sudah mulai menghilang," kata dia.

Namun gejala demam berdarah ini memang tidak berbeda jauh dengan gejala flu, namun demam berdarah ini memiliki warning sign. Warning sign ini akan timbul setelah demam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!