Epilepsi, Kenali Ciri dan Sindrom yang Sering Terjadi pada Anak
Jum'at, 24 Juni 2022 - 16:23 WIB
Kejang fokal mempengaruhi satu sisi otak saja. Sedangkan kejang umum mempengaruhi kedua sisi otak dan bisa menyebabkan hilangnya kesadaran.
Jika seorang anak menunjukan tanda dan gejala tertentu, seorang dokter bisa mendiagnosis mereka dengan sindrom epilepsi masa kanak-kanak. Berikut beberapa diantaranya :
-Epilepsi Rolandik Jinak
Sindrom ini biasanya terjadi pada usia 3-10 tahun. Pada kondisi ini, anak-anak bisa mengalami kejang fokal di malam hari. Terkadang terjadi saat anak tidur dengan menampilkan ciri kedutan pada wajah dan lidah.
-Epilepsi Absen
Sindrom ini biasanya bermula saat usia 4-10 tahun. Berbeda dengan sebelumnya, kejang dalam epilepsi absen ini terjadi sangat cepat. Sehingga orang tua bahkan tidak menyadari anaknya baru saja kejang.
Jika seorang anak menunjukan tanda dan gejala tertentu, seorang dokter bisa mendiagnosis mereka dengan sindrom epilepsi masa kanak-kanak. Berikut beberapa diantaranya :
-Epilepsi Rolandik Jinak
Sindrom ini biasanya terjadi pada usia 3-10 tahun. Pada kondisi ini, anak-anak bisa mengalami kejang fokal di malam hari. Terkadang terjadi saat anak tidur dengan menampilkan ciri kedutan pada wajah dan lidah.
-Epilepsi Absen
Sindrom ini biasanya bermula saat usia 4-10 tahun. Berbeda dengan sebelumnya, kejang dalam epilepsi absen ini terjadi sangat cepat. Sehingga orang tua bahkan tidak menyadari anaknya baru saja kejang.
Lihat Juga :