2 Tokoh Inspiratif Ajak Masyarakat Rawat Kesehatan Gigi dan Mulut agar Hidup Berkualitas hingga Usia Lanjut
Minggu, 03 Juli 2022 - 02:50 WIB
"Untuk itu, kami mengajak dua tokoh inspiratif untuk berbagi pengalaman menjalankan perilaku hidup sehat, termasuk kesehatan gigi dan mulut, sehingga mereka tetap memiliki senyum yang sehat dan hidup produktif,” kata Ratu Mirah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia Usman Sumantri memaparkan, kondisi kesehatan mulut berhubungan dengan kejadian sejumlah penyakit sistemik seperti jantung, ginjal, stroke dan diabetes. Berkaitan pula dengan kualitas hidup seseorang karena dapat memengaruhi kenyamanan ketika makan, tidur, berinteraksi sosial, dan rasa percaya diri, terutama bagi lansia yang telah kehilangan banyak gigi.
"Studi menemukan bahwa mereka cenderung berisiko 48% lebih besar untuk memiliki gangguan fungsi kognitif otak. Selain itu, para lansia yang memiliki 10-19 gigi berpotensi mengalami malnutrisi," ungkapnya.
Maka, sebagai langkah preventif, kata Usman, menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali merupakan rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia.
Hal ini disetujui oleh Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan periode 2012-2014. “Soal kesehatan gigi dan mulut, setuju sekali dengan drg. Usman bahwa kesehatan gigi dan mulut mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum, begitu pun sebaliknya. Untuk itu, kebiasaan sikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan tentu selalu saya lakukan," kata Nafsiah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia Usman Sumantri memaparkan, kondisi kesehatan mulut berhubungan dengan kejadian sejumlah penyakit sistemik seperti jantung, ginjal, stroke dan diabetes. Berkaitan pula dengan kualitas hidup seseorang karena dapat memengaruhi kenyamanan ketika makan, tidur, berinteraksi sosial, dan rasa percaya diri, terutama bagi lansia yang telah kehilangan banyak gigi.
"Studi menemukan bahwa mereka cenderung berisiko 48% lebih besar untuk memiliki gangguan fungsi kognitif otak. Selain itu, para lansia yang memiliki 10-19 gigi berpotensi mengalami malnutrisi," ungkapnya.
Maka, sebagai langkah preventif, kata Usman, menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur serta berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali merupakan rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia.
Hal ini disetujui oleh Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan periode 2012-2014. “Soal kesehatan gigi dan mulut, setuju sekali dengan drg. Usman bahwa kesehatan gigi dan mulut mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum, begitu pun sebaliknya. Untuk itu, kebiasaan sikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan tentu selalu saya lakukan," kata Nafsiah.
Lihat Juga :