4 Konsep Filosofi Jepang yang Bisa Mengubah Emosi dan Pikiranmu
Kamis, 25 Juni 2020 - 22:02 WIB
2. FUDOSHIN - PIKIRAN TAK TERGOYAHKAN
Foto: Pixabay
Biasanya, pada awal tahun, kita penuh semangat bikin resolusi dan rencana untuk setahun ke depan. Perayaan tahun baru seperti memberi kita semangat baru untuk menggapai apa yang belum terlaksana. Namun biasanya juga, semangat itu cuma bertahan dalam beberapa minggu saja, setelah rasa lelah dan kesibukan menyergap kita.
Konsep fudoshin adalah keinginan yang tak tertahankan untuk mencapai target tanpa peduli segala gangguan internal maupun eksternal. Fudoshin melatih keteguhan hati untuk tetap maju tanpa takut akan risiko di depan. Kita bisa mengendalikan rasa takut dan khawatir menjadi motivasi untuk kembali menggapai target awal.
3. ZANSHIN - PIKIRAN TAK TERSISA
Foto: Pixabay
Dengan zanshin, kita diajarkan untuk rileks, tapi tetap fokus pada apa yang terjadi. Seluruh pikiran dijadikan satu fokus pada apa yang sedang dilakukan, hingga tak ada pikiran yang tersisa untuk hal lain.
Nah, sering banget, kan, kita mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Nyatanya hal ini gak efektif dan membuat hasil yang kita kerjakan gak maksimal. Hidup untuk hari ini, detik ini. Jangan biarkan kekhawatiran hari esok mengambil alih pikiran kita.
Foto: Pixabay
Biasanya, pada awal tahun, kita penuh semangat bikin resolusi dan rencana untuk setahun ke depan. Perayaan tahun baru seperti memberi kita semangat baru untuk menggapai apa yang belum terlaksana. Namun biasanya juga, semangat itu cuma bertahan dalam beberapa minggu saja, setelah rasa lelah dan kesibukan menyergap kita.
Konsep fudoshin adalah keinginan yang tak tertahankan untuk mencapai target tanpa peduli segala gangguan internal maupun eksternal. Fudoshin melatih keteguhan hati untuk tetap maju tanpa takut akan risiko di depan. Kita bisa mengendalikan rasa takut dan khawatir menjadi motivasi untuk kembali menggapai target awal.
3. ZANSHIN - PIKIRAN TAK TERSISA
Foto: Pixabay
Dengan zanshin, kita diajarkan untuk rileks, tapi tetap fokus pada apa yang terjadi. Seluruh pikiran dijadikan satu fokus pada apa yang sedang dilakukan, hingga tak ada pikiran yang tersisa untuk hal lain.
Nah, sering banget, kan, kita mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Nyatanya hal ini gak efektif dan membuat hasil yang kita kerjakan gak maksimal. Hidup untuk hari ini, detik ini. Jangan biarkan kekhawatiran hari esok mengambil alih pikiran kita.
Lihat Juga :