10 Penampilan Terburuk Para Aktor di Film Superhero
Minggu, 03 Juli 2022 - 13:26 WIB
Meski secara teknis dianggap sebagai film superhero, karakter Barb Wire yang diperankan Pamela Anderson tidak punya kekuatan super. Dia adalah seorang pemburu hadiah. Meskipun tidak pas dengan peran action, Pamela dilaporkan tampil di banyak adegan perkelahian tanpa pemeran pengganti sementara memakai sepatu hak tinggi dan korset.
Keterampilan akting Pamela kurang. Penggemar mungkin merasa kalau dia dipakai hanya untuk penampilan fisiknya. Bahkan dengan adegan strip tease, Pamela tidak bisa dianggap sebagai aktor serius. Peran Barb Wire mungkin tidak untuknya. Tapi, dia sangat lucu dan bisa menampilkan bakat komedinya selama dua season di Stacked sebagai cewek pesta yang ingin mengubah hidupnya, dengan mendapatkan pekerjaan di toko buku.
Foto: GamesRadar
Masuknya daftar penampilan superhero terburuk itu tidak adil bagi Jamie Foxx. Penampilannya sebagai Max sebelum berubah menjadi Electro tidak bisa dipercaya. Jamie terlalu keren untuk memerankan seorang nerd. Penampilannya sebagai Electro cukup dan dia bekerja dengan apa yang dia punya di karakter yang ditulis satu dimensi.
Masalahnya muncul dengan penampilan fisik Electro. CGI jelek mengubah Electro menjadi penjahat biru bersinar yang terlihat murahan. Untungnya, penampilan Electro diubah di Spider-Man: No Way Home. Electro pun mampu mencuri perhatian. Penampilan Jamie sebagai Electro pun bisa ditebus.
Foto: IMDb
Sebelum Chris Evans memukau jutaan mata sebagai Steve Rogers era 2010-an, Matt Salinger sudah lebih dulu didapuk memerankan Steve Rogers pada 1990. Sayangnya, Matt memerankan Captain America versi konyol. Dia muncul sebagai pria lemah alih-alih kuat dan percaya diri. Ini mungkin bukan kesalahannya seluruhnya.
Matt tidak menghabiskan banyak waktu di seragam superhero itu dan sangat sedikit terlibat adegan pertarungan. Inilah di mana departemen kostum gagal. Kostum Captain America terlihat seperti kostum karet dengan cat yang dilemparkan ke arahnya. Kostum itu mungkin tidak senyaman penampakannya. Itu artinya Matt akan menghabiskan sedikit waktu berkostum dan bertarung.
Foto: Polygon
Halle bukan nama asing untuk film action. Dia bahkan punya pengalaman memerankan superhero Storm di X-Men. Tapi, pengalaman itu tidak diterjemahkan dengan baik di Catwoman. Skrip dan penyutradaan buruk tidak berpihak pada Halle. Itu menyebabkan perwujudan Catwoman yang membosankan. Halle tidak mampu membawa kesenangan dan ketertarikan pada peran itu.
Audiens masih harus menanti untuk superhero wanita yang kuat dan ditulis dengan lebih baik. Penampilan Halle bukanlah yang terbaik di sini. Tapi, dia bekerja dengan apa yang telah diberikan kepadanya. Kariernya tidak dicederai penampilan ini karena dia masih sukses memerankan kembali Storm. Dia juga mendapatkan peran besar di Extant dan John Wick: Chapter 3 – Parabellum.
Keterampilan akting Pamela kurang. Penggemar mungkin merasa kalau dia dipakai hanya untuk penampilan fisiknya. Bahkan dengan adegan strip tease, Pamela tidak bisa dianggap sebagai aktor serius. Peran Barb Wire mungkin tidak untuknya. Tapi, dia sangat lucu dan bisa menampilkan bakat komedinya selama dua season di Stacked sebagai cewek pesta yang ingin mengubah hidupnya, dengan mendapatkan pekerjaan di toko buku.
7. Jamie Foxx — The Amazing Spider-Man 2
Foto: GamesRadar
Masuknya daftar penampilan superhero terburuk itu tidak adil bagi Jamie Foxx. Penampilannya sebagai Max sebelum berubah menjadi Electro tidak bisa dipercaya. Jamie terlalu keren untuk memerankan seorang nerd. Penampilannya sebagai Electro cukup dan dia bekerja dengan apa yang dia punya di karakter yang ditulis satu dimensi.
Masalahnya muncul dengan penampilan fisik Electro. CGI jelek mengubah Electro menjadi penjahat biru bersinar yang terlihat murahan. Untungnya, penampilan Electro diubah di Spider-Man: No Way Home. Electro pun mampu mencuri perhatian. Penampilan Jamie sebagai Electro pun bisa ditebus.
6. Matt Salinger — Captain America
Foto: IMDb
Sebelum Chris Evans memukau jutaan mata sebagai Steve Rogers era 2010-an, Matt Salinger sudah lebih dulu didapuk memerankan Steve Rogers pada 1990. Sayangnya, Matt memerankan Captain America versi konyol. Dia muncul sebagai pria lemah alih-alih kuat dan percaya diri. Ini mungkin bukan kesalahannya seluruhnya.
Matt tidak menghabiskan banyak waktu di seragam superhero itu dan sangat sedikit terlibat adegan pertarungan. Inilah di mana departemen kostum gagal. Kostum Captain America terlihat seperti kostum karet dengan cat yang dilemparkan ke arahnya. Kostum itu mungkin tidak senyaman penampakannya. Itu artinya Matt akan menghabiskan sedikit waktu berkostum dan bertarung.
5. Halle Berry — Catwoman
Foto: Polygon
Halle bukan nama asing untuk film action. Dia bahkan punya pengalaman memerankan superhero Storm di X-Men. Tapi, pengalaman itu tidak diterjemahkan dengan baik di Catwoman. Skrip dan penyutradaan buruk tidak berpihak pada Halle. Itu menyebabkan perwujudan Catwoman yang membosankan. Halle tidak mampu membawa kesenangan dan ketertarikan pada peran itu.
Audiens masih harus menanti untuk superhero wanita yang kuat dan ditulis dengan lebih baik. Penampilan Halle bukanlah yang terbaik di sini. Tapi, dia bekerja dengan apa yang telah diberikan kepadanya. Kariernya tidak dicederai penampilan ini karena dia masih sukses memerankan kembali Storm. Dia juga mendapatkan peran besar di Extant dan John Wick: Chapter 3 – Parabellum.
4. George Clooney — Batman & Robin
Lihat Juga :