CERMIN: Pertaruhan Atas Nama Cinta
Rabu, 06 Juli 2022 - 13:59 WIB
Foto: Netflix
Sebagian dari kita mengalami apa yang dialami Hao dalam film Nice Viewyang bisa ditonton di Netflix. Memiliki seorang tersayang yang dirundung penyakit dan kita bertarung dengan waktu agar ia terus hidup.
Seorang ibu terekspos media sosial minggu ini, menyuarakan agar ganja medis dilegalkan demi kesembuhan anaknya. Seorang ayah di belahan dunia lain berjuang mati-matian mencoba segala pengobatan medis demi putranya. Kita selalu tersentuh bahwa segala upaya luar biasa itu digerakkan oleh satu hal: cinta.
Apalagi yang lebih berdaya di dunia ini selain cinta? Ia menggerakkan kita melampaui batas yang kita punya. Ia memaksa kita melakukan hal-hal yang tak pernah kita lakukan sebelumnya. Dan ia pun membuat kita tak peduli dengan diri kita sendiri karena mengutamakan hidup orang lain.
Namun bagaimana jadinya cinta jika kita lalai dengan diri sendiri? Apa jadinya cinta jika bukan hanya waktu yang dipertaruhkan, tapi juga nyawa? Kita ikut menitikkan air mata ketika melihat Tongtong bersedih saat mendapati Hao dengan segala luka lebam di tubuhnya.
Anak sekecil itu juga mungkin tahu bahwa nyawa tak bisa ditukar dengan nyawa. Hao memang sangat mencintai adiknya, tapi Hao juga perlu mencintai dirinya sendiri.
Foto: Netflix
Cinta dan kemanusiaan. Juga harapan dan persahabatan. Empat hal yang berpendar di Senzhen bersama Hao yang dibantu rekan-rekan kerjanya mewujudkan hal paling mustahil. Cinta pula yang menggerakkan rekan-rekan kerjanya membantunya mati-matian. Jika saja empat hal itu juga melingkupi Lagoa, wilayah pemukiman tempat Jasih berdiam, mungkin ia tak akan mati membakar diri.
Hao di Senzhen, Jasih di Jakarta, dan jutaan orang di dunia berjuang untuk mencari pengobatan bagi sosok terkasihnya. Dan cinta adalah obat paling mujarab. Menggerakkan seluruh sel-sel dalam tubuh kita, memberinya ledakan energi untuk terus bersemangat menatap hidup. Juga memasok daya untuk percaya bahwa pertaruhan akan dimenangkan.
Jika saja Sjahrir masih hidup dan bertandang ke Senzhen dan bertemu Hao, ia tahu bahwa kata-katanya dijalankan dengan penuh kesungguhan. Untuk alasan yang jelas, kadang kita memang tak punya apa-apa lagi selain hidup yang dipertaruhkan. Dan kita berjuang hingga titik darah penghabisan untuk memenangkan pertaruhan itu.
Lihat Juga :