Miliki 84 Cabang, Baso Aci Akang Terus Berinovasi di saat Pandemi
Minggu, 28 Juni 2020 - 23:03 WIB
Mochammad Dandi Sepsaditri kali pertama membuka usaha Baso Aci Akang di di Islamic Village, Tangerang buka pada awal 2018. / Foto: ist
JAKARTA - Bermodalkan keyakinan yang kuat untuk mencapai tujuannya dan pemahamannya yang masih dangkal, Mochammad Dandi Sepsaditri mencoba peruntungannya dengan usaha Baso Aci Akang. Saat kali pertama di Islamic Village, Tangerang buka pada awal 2018, perjuangan Dandi terasa sangat berat. Bahkan, dia merugi sebesar Rp500.000 untuk sewa tempat semasa mengawali usahanya.
(Baca juga: Langkah Membuat Bakwan Pasta Udang Tipis dan Renyah )
Dandi sendiri memulai usahanya itu dengan membeli sebuah etalase bekas penjual minuman, meminjam dua meja milik tetangganya, menyewa tempat seadanya, dan melakukan operasional kedai sendiri, termasuk ketika melayani pesanan pelanggan.
"Awalnya masih bingung. Akhirnya diputuskan untuk jualan baso aci khas Garut karena waktu itu belum ada baso aci selain di Garut sendiri. Permodalan juga masih sulit, yang penting tempatnya bersih dan bisa jualan saja dulu," kata Dandi dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (28/6).
(Baca juga: Langkah Membuat Bakwan Pasta Udang Tipis dan Renyah )
Dandi sendiri memulai usahanya itu dengan membeli sebuah etalase bekas penjual minuman, meminjam dua meja milik tetangganya, menyewa tempat seadanya, dan melakukan operasional kedai sendiri, termasuk ketika melayani pesanan pelanggan.
"Awalnya masih bingung. Akhirnya diputuskan untuk jualan baso aci khas Garut karena waktu itu belum ada baso aci selain di Garut sendiri. Permodalan juga masih sulit, yang penting tempatnya bersih dan bisa jualan saja dulu," kata Dandi dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (28/6).
Lihat Juga :