Platform Digital dan Konten Kreatif Diharapkan Tarik Kepercayaan Wisatawan
Senin, 29 Juni 2020 - 19:31 WIB
"Wisatawan nusantara diharapkan dapat menjadi pionir yang mempopulerkan normal baru pariwisata Indonesia berdasarkan protokol cleanliness, health, and safety CHS yang tengah kami persiapkan,” sambungnya.
Walau memprioritaskan wisatawan nusantara terlebih dahulu dalam waktu dekat, untuk komunikasi ke negara pasar, Kemenparekraf juga telah melakukan kampanye Dream Now Travel Tomorrow. Hal itu lantaran penduduk dunia sangat sensitif saat ini, maka promosi luar negeri juga akan lebih menyuarakan tentang Dream Now sambil terus menginspirasi untuk Travel Tomorrow.
Dalam customer Journey, dreaming adalah salah satu awal, sehingga untuk mempersiapkan saat kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan perjalanan, upaya menginspirasi konsumen untuk tetap memilih Indonesia perlu terus dilakukan melalui promosi digital.
Ketika kondisi COVID-19 mulai mereda dan kondusif, masyarakat diharapkan tetap saling mengingatkan untuk menegakkan protokol kesehatan. Belajar dari negara lain yang berhasil menangani COVID-19 dengan baik, yang bangkit terlebih dahulu adalah wisatawan domestiknya.
Begitu pula dengan Indonesia, jika kondisi sudah kondusif, wisatawan domestik akan menjadi harapan, sehingga Kemenparekraf membuat kampanye aktivasi Di Indonesia Aja yang mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol CHS.
Untuk membangun kepercayaan terhadap destinasi Indonesia, penerapan protokol CHS tengah dipersiapkan, didukung dengan acuan penerapan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan Kementerian Kesehatan dan diturunkan kedalam panduan protokol kesehatan sektor Parekraf, yang antara lain dalam bentuk digital handbook dan pembuatan konten kreatif bekerja sama dengan hotel, rumah makan dan sektor Ekraf lainnya yang akan segera diluncurkan.
Walau memprioritaskan wisatawan nusantara terlebih dahulu dalam waktu dekat, untuk komunikasi ke negara pasar, Kemenparekraf juga telah melakukan kampanye Dream Now Travel Tomorrow. Hal itu lantaran penduduk dunia sangat sensitif saat ini, maka promosi luar negeri juga akan lebih menyuarakan tentang Dream Now sambil terus menginspirasi untuk Travel Tomorrow.
Dalam customer Journey, dreaming adalah salah satu awal, sehingga untuk mempersiapkan saat kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan perjalanan, upaya menginspirasi konsumen untuk tetap memilih Indonesia perlu terus dilakukan melalui promosi digital.
Ketika kondisi COVID-19 mulai mereda dan kondusif, masyarakat diharapkan tetap saling mengingatkan untuk menegakkan protokol kesehatan. Belajar dari negara lain yang berhasil menangani COVID-19 dengan baik, yang bangkit terlebih dahulu adalah wisatawan domestiknya.
Begitu pula dengan Indonesia, jika kondisi sudah kondusif, wisatawan domestik akan menjadi harapan, sehingga Kemenparekraf membuat kampanye aktivasi Di Indonesia Aja yang mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol CHS.
Untuk membangun kepercayaan terhadap destinasi Indonesia, penerapan protokol CHS tengah dipersiapkan, didukung dengan acuan penerapan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan Kementerian Kesehatan dan diturunkan kedalam panduan protokol kesehatan sektor Parekraf, yang antara lain dalam bentuk digital handbook dan pembuatan konten kreatif bekerja sama dengan hotel, rumah makan dan sektor Ekraf lainnya yang akan segera diluncurkan.
Lihat Juga :