Masyarakat Diajak Rayakan Keberagaman Melalui Konser Jazz Goes To Immanuel
Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:55 WIB
"Kalau bicara keberagaman dan value serta toleransi enggak cukup hanya di narasi, tapi semua harus kita pertanggungjawabkan dengan hal yang konkret," ujar Rayen Pono saat ditemui usai jumpa pers JGTI di Gereja Immanuel, kawasan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022).
"Saya rasa lewat budaya musik merupakan jalur efektif penyampaian untuk memberikan pemahaman mengenai ini, dan saya rasa dengan bobot ringan kita bisa berkontribusi," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Barry Likumahuwa mengungkapkan alasannya tertarik mendukung acara ini. Menurutnya, narasinya menarik bahwa ini untuk kali pertama festival musik jazz di halaman gereja.
"Kita diundang secara inklusif musisi, jadi bukan acara rohani, itu poin, dan ada unsur edukasi, orang datang bisa merasakan atmosfer festival jazz dari berbagai genre dan subgenre mulai blues hingga jazz modern," tuturnya.
Barry sendiri pernah dua kali tampil di Ramadhan Jazz Festival. Dia pun bersyukur, sebagai orang kristiani bisa tampil di sebuah acara yang digelar komunitas muslim dengan musik jazz.
Lewat keterlibatannya dalam acara itu, dia semakin yakin bahwa musik merupakan bahasa yang universal dan paling mudah untuk menepis perbedaan, dan perbedaan itu sesuatu yang harus dirayakan.
"Saya rasa lewat budaya musik merupakan jalur efektif penyampaian untuk memberikan pemahaman mengenai ini, dan saya rasa dengan bobot ringan kita bisa berkontribusi," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Barry Likumahuwa mengungkapkan alasannya tertarik mendukung acara ini. Menurutnya, narasinya menarik bahwa ini untuk kali pertama festival musik jazz di halaman gereja.
"Kita diundang secara inklusif musisi, jadi bukan acara rohani, itu poin, dan ada unsur edukasi, orang datang bisa merasakan atmosfer festival jazz dari berbagai genre dan subgenre mulai blues hingga jazz modern," tuturnya.
Barry sendiri pernah dua kali tampil di Ramadhan Jazz Festival. Dia pun bersyukur, sebagai orang kristiani bisa tampil di sebuah acara yang digelar komunitas muslim dengan musik jazz.
Lewat keterlibatannya dalam acara itu, dia semakin yakin bahwa musik merupakan bahasa yang universal dan paling mudah untuk menepis perbedaan, dan perbedaan itu sesuatu yang harus dirayakan.
Lihat Juga :