Menyedihkan, 1.188 Anak Indonesia Positif HIV di Tahun Ini
Sabtu, 03 September 2022 - 08:59 WIB
Menurut Ketua Satgas HIV Anak IDAI, dr. Endah Citraresmi, SpA(K), kelompok remaja paling banyak terinfeksi HIV akibat perilaku seks bebas sesama jenis. Kemudian, faktor penyebab lain adalah penggunaan narkoba jarum suntik.
"Makin ke sini banyak ditemukan kasus HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. Ini salah satu penyebab utama remaja Indonesia terinfeksi HIV," ungkap dr. Endah di sesi media interview secara virtual, Jumat (2/9/2022).
Diperlukan upaya pencegahan lebih serius, karena kasus yang terjadi semakin banyak ditemukan di masyarakat. Dokter Endah menyarankan dilakukannya edukasi reproduksi seksual di kalangan remaja untuk mencegah terjadinya kasus HIV.
Di sisi lain, pada usia lebih kecil, bayi baru lahir misalnya, kasus HIV paling banyak akibat ibunya. "Angka kejadiannya lebih dari 90%," ujar dr. Endah.
Jadi, bayi baru lahir sudah terinfeksi HIV karena ibunya HIV yang tidak terkendali. Ya, banyak ibu hamil tidak mengakui bahkan menyangkal bahwa dirinya positif HIV. Ini yang kemudian menyebabkan bayi yang dilahirkannya positif HIV.
"Makin ke sini banyak ditemukan kasus HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. Ini salah satu penyebab utama remaja Indonesia terinfeksi HIV," ungkap dr. Endah di sesi media interview secara virtual, Jumat (2/9/2022).
Diperlukan upaya pencegahan lebih serius, karena kasus yang terjadi semakin banyak ditemukan di masyarakat. Dokter Endah menyarankan dilakukannya edukasi reproduksi seksual di kalangan remaja untuk mencegah terjadinya kasus HIV.
Di sisi lain, pada usia lebih kecil, bayi baru lahir misalnya, kasus HIV paling banyak akibat ibunya. "Angka kejadiannya lebih dari 90%," ujar dr. Endah.
Jadi, bayi baru lahir sudah terinfeksi HIV karena ibunya HIV yang tidak terkendali. Ya, banyak ibu hamil tidak mengakui bahkan menyangkal bahwa dirinya positif HIV. Ini yang kemudian menyebabkan bayi yang dilahirkannya positif HIV.
Lihat Juga :