Antara Popularitas dan Kontroversi Via Vallen

Rabu, 01 Juli 2020 - 21:30 WIB
Popularitas Via Vallen berbanding lurus dengan rentetan kontroversi yang timbul. Foto/IG @viavallen
JAKARTA - Nama Via Vallen sebagai pedangdut melejit lewat lagu Sayang. Single hits itu dirilis pada 24 Februari 2017 dan sempat laris diputar di radio ataupun dibawakan di acara televisi.

Video Sayang sudah ditonton lebih dari 191 juta kali di kanal YouTube. Popularitas Via pun lambat laun semakin meningkat. Honor puluhan juta rupiah per sekali manggung membuat Via mampu membeli rumah baru di tempat asalnya, Sidoarjo, Jawa Timur.



Bukti kesuksesan dalam karier Via sebagai penyanyi memang bisa terlihat salah satunya dari rumah bergaya minimalis modern yang dibelinya. Memiliki interior mengesankan dan mewah, rumah dua lantai tersebut juga berkonsep simpel namun glamor. Rumah bernuansa putih abu-abu itu tampak elegan, dihuni oleh Via dan keluarganya. (Baca Juga: Via Vallen, dari Pengamen ke Pedangdut dengan Bayaran Tertinggi )

Bisa dikatakan wajar bila penyanyi bernama lengkap Maulidia Octavia ini memiliki mobil dan rumah mewah. Pasalnya, ia sudah menyandang gelar pedangdut dengan bayaran tertinggi di Indonesia.

Penyanyi kelahiran 1 Oktober 1991 ini dibayar Rp60 juta untuk satu kali tampil dengan membawakan 6-7 lagu. Berarti, rata-rata satu lagu yang dibawakan pelantun Meraih Bintang ini berkisar Rp10 hingga Rp11 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!