Seberapa Besar Putus Cinta Bisa Jadi Pemicu Bunuh Diri? Ini Penjelasan Psikolog
Sabtu, 10 September 2022 - 05:30 WIB
Rose Mini mengatakan setiap manusia memiliki banyak masalah. Tetapi ada yang bisa bertemu dengan masalah dan menganalisis, ada juga yang kabur dari masalah.
“Kalau nggak berani menyelasaikan masalahnya, ketika tidur atau sedang main, masalah yang dihadapi akan hilang sesaat, tapi sebenarnya masalah itu masa ada dan kalau ditumpuk akan muncul masalah kesehatan mental dan itu nggal baik,” jelasnya.
Menurutnya, masalah yang terlalu lama disimpan dan tidak diselesaikan bisa memicu stres. Bila stres berkepanjangan bisa menyebabkan depresi dan membuat seseorang ingin bunuh diri.
“Misalnya dia punya masalah banuak dan si pacar selau ada dan bantudia, tapi ketika dia sudah tidak ada atau katakanlah putus, itu juga bisa jadi pencetus keinginan untuk mengakhiri hidup,” tuturnya.
Menurutnya salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal itu adalah dengan life skill atau keterampilan hidup. Bila ada masalah, sebaiknya melakukan analisis, membuat target, dan perilaku apa yang ditunjukan untuk menyelesaikan masalah.
“Kalau nggak berani menyelasaikan masalahnya, ketika tidur atau sedang main, masalah yang dihadapi akan hilang sesaat, tapi sebenarnya masalah itu masa ada dan kalau ditumpuk akan muncul masalah kesehatan mental dan itu nggal baik,” jelasnya.
Menurutnya, masalah yang terlalu lama disimpan dan tidak diselesaikan bisa memicu stres. Bila stres berkepanjangan bisa menyebabkan depresi dan membuat seseorang ingin bunuh diri.
“Misalnya dia punya masalah banuak dan si pacar selau ada dan bantudia, tapi ketika dia sudah tidak ada atau katakanlah putus, itu juga bisa jadi pencetus keinginan untuk mengakhiri hidup,” tuturnya.
Menurutnya salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal itu adalah dengan life skill atau keterampilan hidup. Bila ada masalah, sebaiknya melakukan analisis, membuat target, dan perilaku apa yang ditunjukan untuk menyelesaikan masalah.