10 Karakter Anime Ini Jadi Korban Kekejaman Keluarga Sendiri

Senin, 12 September 2022 - 07:41 WIB
Tidak senang membuat anaknya hidup tanpa seorang ibu, Shou memutuskan menggunakan Nina seperti yang dia lakukan pada ibunya. Shou mengombinasikan Nina dengan anjingnya. Ini menciptakan chimera yang bisa berbicara yang kemudian menderita kematian yang pelan-pelan dan menyakitkan.

3. Shinji Ikari — Neon Genesis Evangelion



Foto: Tripboba

Selain mempertaruhkan semuanya demi sebuah peluang membangkitkan kembali istrinya, Gendo Ikari juga dikenal atas kekejamannya saat membesarkan anaknya, Shinji. Gendo menghabiskan sebagian waktunya mengabaikan Shinji. Dia hanya bicara kepada anaknya itu kalau dia butuh sesuatu.

Meski tahu bahaya memaksa anaknya masuk ke Eva, Gendo juga selalu mencaci maki anaknya itu atas kegagalannya. Penggemar serial ini tahu betul konsekuensi mengerikan keterampilan pola asuh Gendo itu terhadap psikis Shinji. Dia tumbuh menjadi salah satu protagonis terburuk di anime karena didera gangguan mental dan punya masalah perilaku.

2. Shoto Todoroki — My Hero Academia



Foto: Anime-Internet

Menjadi anak pahlawan nomor dua di Jepang seharusnya menjadi alasan bagi Shoto untuk menjadi salah satu karkater paling bahagia di serial ini. Sayang, dengan Endeavor sebagai ayahnya, Shoto hanya menderita rasa sakit, penderitaan, dan trauma berkepanjangan. Enji terobsesi dengan anak-anaknya bisa melampaui All Might dan berhasil di mana dia tidak bisa melakukannya.

Terdorong keinginan ini, Endeavor menikahi Rei hanya karena Quirk berbasis esnya bisa memberikan kekuatan yang dibutuhkan anak-anaknya agar lebih baik darinya. Ketika Shoto lahir dengan kedua Quirk—es dan api, Endeavor segera mulai melatihnya sebagai senjata hidup melawan All Might. Dia melakukannya sementara menyiksa dan memukuli Rei. Ibu Shoto tidak tahan lagi, dia pun mengalami emotional breakdown. Itu melukai Shoto selamanya.

Baca Juga: 10 Pedang Anime Paling Buruk, Gampang Patah dan Biasa Saja

1. Gaara — Naruto



Foto: iitm

Bahkan sebelum Gaara lahir, kampung halamannya, Sunagakure, mengalami salah satu krisis ekonomi terburuk di dunia mereka. Ayah Gaara, Kazakage, merasa satu-satunya cara untuk membuktikan kalau Suna layak diberi misi lagi adalah menjadi yang terkuat. Proses berpikir inilah yang menyebabkannya menyegel Shukaku di tubuh Gaara. Dengan demikian, dia menyegel takdir anak itu.

Selain dibenci warga desanya, Gaara juga harus menghadapi ketakutan dan dendam keluarganya kepadanya. Kazekage sendiri berusaha membunuh anaknya itu dalam berbagai kesempatan. Gaara percaya kalau pamannya adalah satu-satunya orang yang menyayanginya. Tapi, dia kemudian mengkhianati keponakannya itudan berusaha membunuhnya. Ini melengkapi asal usul tragis karakter anime malang ini.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!