Otak Manusia Ternyata Produksi Bahan Kimia Sejenis Ganja

Senin, 06 Juli 2020 - 20:00 WIB
Selain itu, bahan kimia ini bisa ditemukan di semua vertebrata, mulai dari mamalia, burung, reptil, amfibi, ikan, dan lainnya. Semuanya menghasilkan endocannabinoid.

Penelitian awalnya menunjukkan reseptor endocannabinoid cuma ada di otak dan saraf, tapi para ilmuwan kemudian menemukan bahwa reseptor tersebut ada di seluruh tubuh, termasuk kulit, sel kekebalan, tulang, jaringan lemak, hati, pankreas, otot kerangka, jantung, pembuluh darah, ginjal, dan saluran pencernaan.

Kita sekarang tahu sistem endocannabinoid terlibat dalam berbagai proses, termasuk rasa sakit, ingatan, suasana hati, nafsu makan, stres, tidur, metabolisme, fungsi kekebalan tubuh, dan fungsi reproduksi.

Endocannabinoid bisa dibilang merupakan salah satu molekul pemberi sinyal yang paling luas dan serbaguna yang dikenal manusia.



Foto: Freepik

Daniele Piomelli, profesor farmakologi dan Direktur Pusat Penemuan Obat di Fakultas Kedokteran University of California, Irvine (UCI), dan rekannya, telah menemukan bahwa endocannabinoid berperan penting dalam nyeri yang disebabkan oleh stres.

"Studi ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa bahan kimia seperti ganja alami di otak punya kaitan dengan penekanan rasa sakit," ujar Piomelli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!