10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam

Selasa, 01 November 2022 - 05:00 WIB
Foto/Variety

Meskipun sekarang dianggap sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa, The Exorcist penuh kontroversi ketika dirilis pada 1973. Penginjil Rev. Billy Graham menganggap film itu setan, menyusul klaim salah satu pemeran bahwa film tersebut dikutuk.

Penggambaran seksual yang terang-terangan seperti adegan masturbasi, membuat marah kelompok-kelompok agama.

8. The Da Vinci Code (2006)



Foto/Variety

The Da Vinci Code berdasarkan novel detektif terlaris 2006 dengan judul yang sama. Tom Hanks bahkan mengulang peran utamanya untuk sekuel Angels & Demons pada 2009. Ron Howard ditolak izin syuting untuk The Da Vinci Code di beberapa tempat suci ketika Gereja Katolik Roma mendesak boikot film tersebut karena inkonsistensi teologisnya.

Film ini menceritakan Yesus yang menikahi Maria Magdalena dan menjadi ayah dari seorang anak rahasia. Film ini diprotes di seluruh dunia, termasuk AS.

9. Dogma (1999)



Foto/Variety

Dogma disutradarai oleh Kevin Smith tentang dua malaikat yang jatuh (Matt Damon dan Ben Affleck) dibuang ke Bumi. Keduanya ditolak dari surga. Protes di seluruh dunia menunda rilis film dan Smith menerima banyak ancaman pembunuhan.

10. Monthy Python’s Life of Brian (1979)



Film ini dianggap menghujat komunitas Kristen. Monthy Python’s Life of Brian dilarang atau diberi peringkat X oleh lusinan otoritas lokal di Inggris, Irlandia, dan Norwegia. Pembuat film ini mengolok-olok saat mengkampanyekan di Swedia, mengiklankan Life of Brian sebagai film yang sangat lucu sehingga dilarang di Norwegia.

Film itu bahkan menimbulkan protes di New York, di mana pemutaran film itu diawasi oleh para rabi dan biarawati. Salah satu adegan yang paling kontroversial, penyaliban karakter tituler, dianggap mengejek penderitaan Yesus.

Baca Juga: Deretan Film Hollywood yang Kena Sensor di Indonesia, Nomor 4 Angkat Kisah Musisi Legendaris Dunia
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!