Women of The Year 2022
Rabu, 02 November 2022 - 12:16 WIB
Catatan lain adalah Carys Mihardja yang terpilih sebagai WOTY termuda di tahun 2021 sebagai pendiri Yayasan Carys Cares, memenangkan penghargaan Diana Awards 2021 yang diselenggarakan sebagai perwujudan keyakinan Putri Diana bahwa generasi muda memiliki kekuatan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.
Berikut ini adalah 10 wanita hebat yang berhasil dipilih sebagai Women Of The Year 2022:
1. Niniek Febriany, seorang Arsitek asal Yogyakarta yang menjadi salah satu pendiri komunitas Book For Mountain. Book For Mountain adalah sebuah komunitas peduli pendidikan yang berfokus untuk mendirikan perpustakaan di pelosok-pelosok Indonesia.
2. Intan Anggita merupakan Co-Founder dari Setali Indonesia, sebuah perusahaan di bidang sosial yang mengusung semangat fashion berkelanjutan atau sustainable fashion. Intan adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung, yang kemudian meraih gelar Master di bidang seni pertunjukan dari Institut Musik Daya Indonesia. Intan juga berhasil mendapatkan penghargaan Kartini Next Generation Award pada tahun 2014 dari Menteri Peranan Wanita dan Menkominfo di bidang Arts and Culture.
3. Marthella Sirait, Founder dari Konekin yang sebelumnya telah meraih penghargaan People and Inspiration Awards 2022 dari Berita Satu. Marthella merupakan lulusan University of Birmingham jurusan Social Policy dan pernah menjadi Disability Specialist di BAPPENAS, mendampingi Menteri dalam penyusunan UU Disabilitas Pasal 8 Tahun 2016 sekaligus mengkaji Rencana Aksi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
4. Syukriatun Niamah, Founder dari Robries. Robries merupakan perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah sampah (upcycle) yang kemudian diubah menjadi furnitur. Niam terinspirasi dari negara-negara maju lainnya seperti Italia, Belanda, Jerman, dan Australia, yang sudah lebih peduli akan isu limbah sampah.
5. Sharlini Eriza Putri sebagai Co-Founder dari Nusantics, di mana Nusantara Genetics (Nusantics) merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang bioteknologi yang berfokus pada teknologi genome (genome adalah keseluruhan informasi genetik yang dimiliki oleh suatu sel atau organisme). Sharlini Eriza Putri yang merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung juga menghasilkan produk yang bernama Bio Saliva bersama Nusantics dan Bio Farma. Bio Saliva merupakan alat test kit PCR yang menggunakan air liur yang dihasilkan dari penggunaan obat kumur, yang nantinya akan diperiksa di laboratorium.
Berikut ini adalah 10 wanita hebat yang berhasil dipilih sebagai Women Of The Year 2022:
1. Niniek Febriany, seorang Arsitek asal Yogyakarta yang menjadi salah satu pendiri komunitas Book For Mountain. Book For Mountain adalah sebuah komunitas peduli pendidikan yang berfokus untuk mendirikan perpustakaan di pelosok-pelosok Indonesia.
2. Intan Anggita merupakan Co-Founder dari Setali Indonesia, sebuah perusahaan di bidang sosial yang mengusung semangat fashion berkelanjutan atau sustainable fashion. Intan adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung, yang kemudian meraih gelar Master di bidang seni pertunjukan dari Institut Musik Daya Indonesia. Intan juga berhasil mendapatkan penghargaan Kartini Next Generation Award pada tahun 2014 dari Menteri Peranan Wanita dan Menkominfo di bidang Arts and Culture.
3. Marthella Sirait, Founder dari Konekin yang sebelumnya telah meraih penghargaan People and Inspiration Awards 2022 dari Berita Satu. Marthella merupakan lulusan University of Birmingham jurusan Social Policy dan pernah menjadi Disability Specialist di BAPPENAS, mendampingi Menteri dalam penyusunan UU Disabilitas Pasal 8 Tahun 2016 sekaligus mengkaji Rencana Aksi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
4. Syukriatun Niamah, Founder dari Robries. Robries merupakan perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah sampah (upcycle) yang kemudian diubah menjadi furnitur. Niam terinspirasi dari negara-negara maju lainnya seperti Italia, Belanda, Jerman, dan Australia, yang sudah lebih peduli akan isu limbah sampah.
5. Sharlini Eriza Putri sebagai Co-Founder dari Nusantics, di mana Nusantara Genetics (Nusantics) merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang bioteknologi yang berfokus pada teknologi genome (genome adalah keseluruhan informasi genetik yang dimiliki oleh suatu sel atau organisme). Sharlini Eriza Putri yang merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung juga menghasilkan produk yang bernama Bio Saliva bersama Nusantics dan Bio Farma. Bio Saliva merupakan alat test kit PCR yang menggunakan air liur yang dihasilkan dari penggunaan obat kumur, yang nantinya akan diperiksa di laboratorium.
Lihat Juga :