Selama Pandemi, Belanja Online Jadi Pilihan Masyarakat Urban
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:18 WIB
Momentum Ramadhan dan Lebaran merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat tren belanja online masyarakat urban terus meningkat. Snapcart, aplikasi online untuk riset pasar menyebutkan, momentum Ramadhan dan Lebaran merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Selama Ramadan dan Lebaran 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, berbelanja online semakin menjadi pilihan utama konsumen Indonesia.
(Baca juga: Mengenal Wabah Bubonic yang Terjadi di Mongolia, China )
Menurut Direktur Snapcart, Astrid Wiliandry, riset dilakukan terhadap konsumen yang berbelanja di platform e-commerce seperti Shopee , Bukalapak , Tokopedia , Blibli, JD.ID, Akulaku, OLX, Zilingo dan Sociolla. "Di saat kebijakan physical distancing telah diberlakukan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman bagi mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dari rumah," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/7).
Survei Snapcart dilakukan terhadap 1.000 responden di seluruh Indonesia. "Sebanyak 77% perempuan mengaku memilih berbelanja di Shopee , dibanding laki-laki 52%. Ini berbeda dengan Tokopedia yang lebih disukai konsumen laki-laki 22%, dibanding perempuan 9%. Juga Lazada yang lebih disukai konsumen laki-laki 14%, dibanding perempuan 10%. Dan Bukalapak yang juga lebih disukai laki-laki 9% dan 2% perempuan," ungkap Astrid.
Untuk semakin meningkatkan awareness konsumen selama Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 lalu yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, semua situs belanja online menambah berbagai fitur baru, aplikasi jualan baru yang menarik, dan menawarkan program serta gimmick baru di portalnya.
Hasil riset Snapcart yang berlangsung selama pandemi ini juga menunjukkan, Shopee merupakan e-commerce yang paling sering digunakan dalam berbelanja selama Ramadhan dan Lebaran 2020 . Kemudian Tokopedia (15%), Lazada (12%), dan Bukalapak (5%). Sebanyak 58% konsumen di Jabodetabek memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat, kemudian 16% konsumen memilih berbelanja di Tokopedia , 12% konsumen memilih Lazada, dan 4% konsumen memilih Bukalapak.
(Baca juga: Mengenal Wabah Bubonic yang Terjadi di Mongolia, China )
Menurut Direktur Snapcart, Astrid Wiliandry, riset dilakukan terhadap konsumen yang berbelanja di platform e-commerce seperti Shopee , Bukalapak , Tokopedia , Blibli, JD.ID, Akulaku, OLX, Zilingo dan Sociolla. "Di saat kebijakan physical distancing telah diberlakukan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman bagi mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dari rumah," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/7).
Survei Snapcart dilakukan terhadap 1.000 responden di seluruh Indonesia. "Sebanyak 77% perempuan mengaku memilih berbelanja di Shopee , dibanding laki-laki 52%. Ini berbeda dengan Tokopedia yang lebih disukai konsumen laki-laki 22%, dibanding perempuan 9%. Juga Lazada yang lebih disukai konsumen laki-laki 14%, dibanding perempuan 10%. Dan Bukalapak yang juga lebih disukai laki-laki 9% dan 2% perempuan," ungkap Astrid.
Untuk semakin meningkatkan awareness konsumen selama Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 lalu yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, semua situs belanja online menambah berbagai fitur baru, aplikasi jualan baru yang menarik, dan menawarkan program serta gimmick baru di portalnya.
Hasil riset Snapcart yang berlangsung selama pandemi ini juga menunjukkan, Shopee merupakan e-commerce yang paling sering digunakan dalam berbelanja selama Ramadhan dan Lebaran 2020 . Kemudian Tokopedia (15%), Lazada (12%), dan Bukalapak (5%). Sebanyak 58% konsumen di Jabodetabek memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat, kemudian 16% konsumen memilih berbelanja di Tokopedia , 12% konsumen memilih Lazada, dan 4% konsumen memilih Bukalapak.
Lihat Juga :