Co-Living, Konsep Hunian Tepat bagi Orang dengan Mobilitas Tinggi

Rabu, 08 Juli 2020 - 13:49 WIB
Sabrina menambahkan, kepemilikan properti makin lama, makin tidak relevan untuk sebagian besar milenial. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya penjualan apartemen dan menurunnya penjualan rumah, bahkan dengan penurunan luas apartemen sebesar rata-rata 26%. (Lihat videonya: Ular Piton 2,5 Meter Tutupi Saluran Air di Cilegon)

"Kebanyakan, para milenial ini sudah jarang saling berkunjung ke rumah, dan lebih memilih untuk bertemu di tempat umum seperti mal dan kafe. Mereka lebih mempertimbangkan koneksi internet yang cepat," tuturnya.

Sabrina menambahkan, konsep hunian co-living juga sangat ideal dipilih oleh kaum yang memiliki mobilitas tinggi karena umumnya hunian co-living terletak di tengah kota. Hunian co-living juga sangat baik untuk menunjang bersosialisasi dengan penghuni lainnya. (Aprilia S Andyna)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!