Reza Rahadian Hadapi Banyak Tantangan saat Kembali Berakting di Panggung Teater
Jum'at, 25 November 2022 - 10:16 WIB
Aktor kondang Reza Rahadian bakal terlibat dalam proyek kolaborasi film dan teater bertajuk Setelah Lewat Djam Malam. / Foto: Thomas Manggalla
JAKARTA - Aktor Reza Rahadian akan kembali unjuk gigi di pentas teater. Kali ini, dia bakal terlibat dalam proyek kolaborasi film dan teater bertajuk Setelah Lewat Djam Malam.
Meskipun sering bermain dalam dua dunia tersebut, Reza Rahadian mengaku masih mengalami kesulitan saat bermain dalam pertunjukan teater yang direstorasi dari salah satu film legendaris Tanah Air.
"Interaksi antar pemain menjadi kesulitan tersendiri buat saya. Tidak perlu disebutkan karena masuk ke dalam unsur teknis," ungkap Reza Rahadian saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis, 24 November 2022.
Baca juga: Makin Laris di Dunia Komedi, Angel Karamoy Akui Awalnya Sempat Kesulitan
Pertunjukan teater ini banyak terinspirasi dari film Lewat Djam Malam karya mendiang Usmar Ismail. Reza Rahadian merasa bangga bisa ikut terlibat dalam pertunjukan ini. Pasalnya, film tersebut mendapatkan penghargaan FFI tahun 1955, dan menjadi penanda kebangkitan sineas dan dunia perfilman Indonesia dalam memproduksi sebuah film.
"Film ini masuk dalam sejarah penting dunia perfilman, bukan hanya di Indonesia. Suatu kebanggaan film ini dibuat oleh bapak perfilman nasional," ujar aktor 35 tahun itu.
Meskipun sering bermain dalam dua dunia tersebut, Reza Rahadian mengaku masih mengalami kesulitan saat bermain dalam pertunjukan teater yang direstorasi dari salah satu film legendaris Tanah Air.
"Interaksi antar pemain menjadi kesulitan tersendiri buat saya. Tidak perlu disebutkan karena masuk ke dalam unsur teknis," ungkap Reza Rahadian saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis, 24 November 2022.
Baca juga: Makin Laris di Dunia Komedi, Angel Karamoy Akui Awalnya Sempat Kesulitan
Pertunjukan teater ini banyak terinspirasi dari film Lewat Djam Malam karya mendiang Usmar Ismail. Reza Rahadian merasa bangga bisa ikut terlibat dalam pertunjukan ini. Pasalnya, film tersebut mendapatkan penghargaan FFI tahun 1955, dan menjadi penanda kebangkitan sineas dan dunia perfilman Indonesia dalam memproduksi sebuah film.
"Film ini masuk dalam sejarah penting dunia perfilman, bukan hanya di Indonesia. Suatu kebanggaan film ini dibuat oleh bapak perfilman nasional," ujar aktor 35 tahun itu.
Lihat Juga :