Sabet Penghargaan IHYA 2022, Pusat Stem Cell Unair Makin Termotivasi Berinovasi
Minggu, 11 Desember 2022 - 02:34 WIB
"Alhamdulillah, kami bersyukur sekali dengan penghargaan ini. Kami berharap, penghargaannya dapat mendorong terus majunya pengembangan maupun penelitian terkait stem cell di Indonesia," tutur dr. Purwati dalam siaran persnya, Sabtu, 10 Desember 2022.
Dia memaparkan bahwa stem cell merupakan teknologi baru dalam bidang medis, khususnya pada bidang regenerative medicine, karena kemampuannya dalam penggantian, rekayasa, regenerasi sel, dan lainnya.
Lebih jauh, dr. Purwati mengungkapkan bahwa stem cell ini dapat berdiferensiasi menjadi tulang, kartilago, lemak, sumsum tulang, otot, kulit, dan tendon.
"Oleh karenanya, terapi stem cell merupakan opsi terbaik pada penyakit degeneratif seperti osteoarthritis, diabetes, dan kanker. Selain itu, stem cell terapi juga bisa dilakukan untuk terapi penyakit autoimun dan lain sebagainya," jelas dia.
Sementara, tentang lembaga yang dipimpinnya, dr. Purwati menyebutkan jika pihaknya mempunyai sejumlah penelitian terkait pengembangan implementasi stem cell dan turunannya dalam bidang medis. Sehingga, akhirnya dapat melakukan hilirisasi pada produk inovasi yang telah dihasilkan melalui penelitian bertahun-tahun.
Dia memaparkan bahwa stem cell merupakan teknologi baru dalam bidang medis, khususnya pada bidang regenerative medicine, karena kemampuannya dalam penggantian, rekayasa, regenerasi sel, dan lainnya.
Lebih jauh, dr. Purwati mengungkapkan bahwa stem cell ini dapat berdiferensiasi menjadi tulang, kartilago, lemak, sumsum tulang, otot, kulit, dan tendon.
"Oleh karenanya, terapi stem cell merupakan opsi terbaik pada penyakit degeneratif seperti osteoarthritis, diabetes, dan kanker. Selain itu, stem cell terapi juga bisa dilakukan untuk terapi penyakit autoimun dan lain sebagainya," jelas dia.
Sementara, tentang lembaga yang dipimpinnya, dr. Purwati menyebutkan jika pihaknya mempunyai sejumlah penelitian terkait pengembangan implementasi stem cell dan turunannya dalam bidang medis. Sehingga, akhirnya dapat melakukan hilirisasi pada produk inovasi yang telah dihasilkan melalui penelitian bertahun-tahun.
Lihat Juga :