10 Hubungan Cinta Terlarang yang Berakhir Bahagia di Anime

Senin, 26 Desember 2022 - 20:06 WIB
Hubungan Servant dan Master-nya sebenarnya tidak diizinkan untuk hubungan asmara. Tapi, Arturia dan Shiro saling jatuh cinta. Perasaan itu dihalangi keyakinan Arturia yang menghina dirinya sendiri kalau dia tidak layak mendapatkan cinta karena kesalahan masa lalunya. Setelah melalui banyak perselisihan—dan bahkan kematian—keduanya bersatu lagi di akhir Episode Terakhir novel visualnya.

3. Kyo dan Tohru — Fruits Basket



Foto: Anime-Internet

Sifat kutukan Zodiak di Fruits Basket melarang anggota keluarga Sohma merangkul orang dengan jenis kelamin berbeda. Ini menjadi masalah penting bagi Kyo Sohma dan Tohru. Mereka tidak bisa tidak mengembangkan kedekatan meski dengan momen kecil dan signifikan dalam interaksi mereka.

Ketika kali pertama bertemu, Tohru menabrak Kyo tanpa sengaja. Ini memicu kutukannya yang segera mengubah cowok itu menjadi seekor kucing. Ini membayangi alasan di balik jenis kecemasan “kita harus tetap terpisah”. Penerimaan radikal Tohru terhadap bentuk sebenarnya Kyo menarik mereka jadi lebih dekat, meskipun ada kutukan itu.

2. Emma dan William — Emma: A Victorian Romance



Foto: IMDb

Emma: A Victorian Romance terjadi di masa ketika ada peraturan sosial ketat tentang perbedaan kelas. Pasangan yang melanggar peraturan itu bisa menderita hukuman yang signifikan. Mereka bisa kehilangan pekerjaan, posisi sosial mereka, ikatan keluarga, dan warisan.

Emma adalah pembantu rumah tangga dengan hati yang baik dan William adalah pewaris keluarga Inggris yang kaya. Keluarganya menentang rencana William menikahi wanita yang bena-benar dia cintai karena status sosialnya. Tapi, William melanggar peraturan itu demi bisa bersama wanita yang dia cintai itu.

Baca Juga: 6 Ciuman Paling Romantis dan Ikonis yang Terjadi di Anime

1. San dan Ashitaka — Princess Mononoke



Foto: The Dot and Line

Di Princess Mononoke, San dan saudara serigala dibesarkan untuk mewaspadai manusia dan jelas untuk tidak memihak mereka. San punya alasan bagus untuk menaati aturan itu. Manusia menelantarkannya atau menyakiti hutan yang merawatnya, keluarganya, dan sekutunya.

Sementara, Pangeran Ashitaka, meski tidak lagi resmi menjadi pangeran, membuat takut orang di Irontown ketika dia malah melindungi San bukannya menyerangnya saat bentrok. San bahkan mencoba membunuh Ashitaka ketika dia sedang lumpuh. Tapi, dia tidak sanggup melakukannya. Meski San berseberangan dengan orang-orang Irontown, Ashikata melampaui penghalang itu dengan sifat hormat, idealis, sabar, dan kebaikan hati.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!