7 Dampak Selingkuh bagi Kesehatan, Nyeri Kepala Kronis hingga Gangguan Jantung
Rabu, 04 Januari 2023 - 16:17 WIB
Berbagai gangguan tidur tersebut yakni bisa berupa sulit merasa rileks di malam hari hingga kerap bermimpi buruk. Dan pada akhirnya, gangguan tidur bisa mengganggu aktivitas harian.
2. Berdampak pada Otak
Jika jatuh cinta memiliki keterkaitan dengan pelepasan hormon dopamin yang dapat memicu perasaan euforia, sehingga dapat menimbulkan adiksi, hal ini berbanding terbalik dengan orang yang mengalami perselingkuhan.
Saat seseorang merasakan sakit hati akibat perselingkuhan, hal ini dapat memicu perubahan pada jalur pelepasan bahan kimia pada otak yang mirip dengan gejala sakau pada pengguna narkoba.
3. Nyeri Kepala Kronis
Perselingkuhan juga bisa memicu sakit kepala berkepanjangan. Hal ini didukung riset yang dimuat Annual Review of Psychology, yang menemukan bahwa hampir 50 persen responden yang stres dan sakit hati akibat perselingkuhan sering mengalami nyeri kepala kronis. Bahkan, stres berkepanjangan juga bisa memicu depresi dan memengaruhi fungsi jantung.
4. Gangguan Jantung
Perselingkuhan juga akan memicu terjadinya tekanan psikologis yang berat yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung, aritmia (gangguan irama jantung), kardiomiopati (lemah jantung), hingga kematian mendadak. Lansia maupun orang dengan riwayat penyakit jantung yang mengalami perselingkuhan juga memiliki risiko semakin besar.
5. Infeksi Menular Seksual
2. Berdampak pada Otak
Jika jatuh cinta memiliki keterkaitan dengan pelepasan hormon dopamin yang dapat memicu perasaan euforia, sehingga dapat menimbulkan adiksi, hal ini berbanding terbalik dengan orang yang mengalami perselingkuhan.
Saat seseorang merasakan sakit hati akibat perselingkuhan, hal ini dapat memicu perubahan pada jalur pelepasan bahan kimia pada otak yang mirip dengan gejala sakau pada pengguna narkoba.
3. Nyeri Kepala Kronis
Perselingkuhan juga bisa memicu sakit kepala berkepanjangan. Hal ini didukung riset yang dimuat Annual Review of Psychology, yang menemukan bahwa hampir 50 persen responden yang stres dan sakit hati akibat perselingkuhan sering mengalami nyeri kepala kronis. Bahkan, stres berkepanjangan juga bisa memicu depresi dan memengaruhi fungsi jantung.
4. Gangguan Jantung
Perselingkuhan juga akan memicu terjadinya tekanan psikologis yang berat yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung, aritmia (gangguan irama jantung), kardiomiopati (lemah jantung), hingga kematian mendadak. Lansia maupun orang dengan riwayat penyakit jantung yang mengalami perselingkuhan juga memiliki risiko semakin besar.
5. Infeksi Menular Seksual
Lihat Juga :