Lato-lato Banyak Bikin Anak Terluka, Ini Dokter Spesialis

Minggu, 15 Januari 2023 - 19:18 WIB
ilustrasi
JAKARTA - Permainan lato-lato sempat bikin heboh masyarakat Indonesia karena banyak dimainkan anak-anak dengan dampak negatif yang kurang disadari. Akibatnya, sejumlah kasus anak terluka akibat lato-lato terus berjatuhan dikarenakan minim pemahaman tentang risikonya.

Menurut Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak, dr Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K) bahwa tidak semua anak bisa memainkan lato-lato. Minimnya pemahaman orang tua untuk keamanan bermain, membuka celah terjadinya lebam/dampak buruk pada anak.



Dimulai dari bahan permainan lato-lato, yang dilihat apakah mudah pecah jika saling membentur kedua bolanya. Kemudian, juga usia dan kemampuan anak memumpuni atau tidak bermain Lato-lato.

"Tentunya kita harus melihat kemampuan anak ini perkembangannya anak, apakah sistem motornya yang halus sudah dan cukup baik berlatih untuk melakukan permainan lato-lato," kata dr Bernie dalam Media Briefing bersama IDAI tentang Permainan Anak secara online, Minggu (15/1/2023).

Baca juga: Indra Bekti Mulai Jalani Fisioterapi, Latihan Gerak hingga Berjalan

Tentunya bukan balita, banyak anak balita yang tidak boleh, melihat dan membiarkan dia bermain lato-lato, memang kemampuan motornya belum baik," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!