7 Dunia Neraka Fiktif Ini Dikenal Paling Brutal di Anime

Rabu, 18 Januari 2023 - 21:33 WIB
Abyss adalah pusaran jahat yang selalu berputar yang menelan mereka yang dikutuk atau menarik mereka dengan rantai panjang. Apa pun yang terjebak di dalamnya pelan-pelan pecah sampai yang tersisa hanyalah kesadaran mereka. berkali-kali, mereka yang tersesat dalam pusaran itu seperti gula di kopi panas. Tidak ada yang bisa lolos dari cengkramannya dan tidak ada yang abadi di dalamnya.

2. Yu Yu Hakusho



Foto: YouTube

Di Yu Yu Hakusho, protagonis remajanya, Yusuke, tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Tapi, dia dihidupkan lagi oleh penguasa Bawah Tanah dengan syarat menjadi seorang Detektif Hantu. Untuk sebuah serial yang melibatkan roh hidup dan sebangsanya, itu bukanlah material yang paling gelap. Itu lebih pada kesenangan ketimbang horor.

Tapi, orang jahat paling jahat masih akan masuk Neraka. Di tempat itu, mereka akan disiksa selama 1.000 tahun. Semuanya akan diputus dari jiwa mereka kecuali kemampuan merasakan rasa sakit. Sementara itu tidak abadi, tidak ada yang tersisa dari seseorang begitu mereka mendapatkan vonisnya. Satu-satunya sumber ampunan bagi mereka adalah manajemen Neraka, yang sama sekali tidak membantu.

Baca Juga: 10 Kekuatan Karakter Anime yang Terlalu Membingungkan

1. Devilman



Foto: The Movie Database

Cerita Go Nagai sama seperti Berserk yang sulit dibaca, petualangan berdarah di mana harapan itu kecil dan horor berdarah ada di mana-mana. Bahkan dengan update Devilman Crybaby yang lebih lembut, Devilman tidak pernah jadi selembut serial karya Kentaro Miura itu. Berserk, serial dengan monster manusia kambing, Skull Knight, dan kuda raksasa itu, masih lebih lembut ketimbang Devilman.

Alasan besarnya adalah Neraka versi serial ini. Neraka di Devilman adalah dunia keras di mana yang berkuasa selalu benar, artinya, iblisnya menyiksa, melukai, dan menyerang roh serta manusia dengan cara apa saja. Bahkan, ketika mereka tewas, para manusia itu pelan-pelan sembuh atau menyatu kembali untuk lebih disiksa. Kematian hanyalah istirahat singkat dari nasib abadi mereka. Tidak ada orang yang selamat, tidak ada yang disisakan, dan tidak ada harapan yang hidup.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!