CERMIN: Bisakah Kita Menonton Film Tanpa Pretensi, Teori, dan Referensi?

Sabtu, 21 Januari 2023 - 13:27 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: CERMIN: Kisah Saeed yang Ingin Mati sebagai Martir

Allan Hunter menulis di Screen Daily sebagai berikut, “Proximity to power threatens to taint the soul in the debut feature of critic-turned-filmmaker Makbul Mubarak, a taut, brooding thriller based around the dynamics between a naive young housekeeper and a retired general. As the personal and the political blend, Mubarak reflects the much wider issue of corruption’s spell over Indonesia and beyond. A gripping tale that marks Mubarak as a powerful new voice, it should find ample interest from arthouse distributors and streamers following festival screenings in Venice, Toronto and Busan.”

CERMIN: Bisakah Kita Menonton Film Tanpa Pretensi, Teori, dan Referensi?

Foto: Kaninga Pictures

Damon Wise menulis di Deadline seperti ini, “Forget the overly poetic title, Makbul Mubarak’s terrific Indonesian thriller Autobiography— which premieres in the Venice Film Festival’s Horizonssection — is a genuine discovery here, a taut and elegantly staged two-hander that transcends regional politics to make a profound comment on the state of the world today. American arthouse audiences should be especially receptive to its riveting portrayal of a charismatic candidate running for mayoral office whose populist image masks a very fragile ego and a desire to maintain absolute power at any cost.”

Maka sekali lagi saya menjadi penonton biasa. Saya tak mempedulikan review-review tersebut. Dan yang saya saksikan adalah sebuah cerita tentang seorang pensiunan jenderal yang ingin menjadi bupati dengan menggunakan segala cara yang dipahaminya.

Di tengah-tengah ambisi ini ada seorang anak muda yang lugu yang berusaha menjadi pesuruh yang patuh tapi pada saat bersamaan akhirnya menyadari ada sesuatu yang tak beres dengan si jenderal. Saya mencoba menikmati Autobiographydari kaca mata ini. Sekali lagi, tanpa embel-embel pretensi, teori, dan referensi.

Sebagai penonton biasa, yang terpenting buat saya ketika menonton film adalah saya terkoneksi dengan cerita maupun karakter-karakternya. Mungkin saya pernah berada di dunia mereka, mungkin saya pernah mengalami situasi yang dialami karakter-karakternya. Juga apakah saya merasakan kebimbangan hingga kegelisahan yang dialami karakter-karakternya.

CERMIN: Bisakah Kita Menonton Film Tanpa Pretensi, Teori, dan Referensi?

Foto: Kaninga Pictures
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Berita Terkini
Teman Belanja Pintar...
Teman Belanja Pintar di Era Serba Cepat, Kini Hadir Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
5 Rekomendasi Menu Sarapan...
5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Usus
Benarkah Tidur Tanpa...
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Lebih Sehat? Ini Manfaat dan Risikonya Menurut Ahli
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved