Traveling di New Normal, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Selasa, 14 Juli 2020 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Fitur ini akan memberikan banyak manfaat bagi wisatawan, mitra akomodasi, dan komunitas perjalanan. Wisatawan dapat membuat keputusan berdasarkan informasi dengan membaca semua langkah-langkah kesehatan & keselamatan yang diambil properti dan memiliki pemahaman soal sampai sejauh mana mereka akan dilindungi selama mereka menginap. (Baca juga: Sambut "New Normal", Bagaimana Tren Travelling di 2020?)
Bagi mitra akomodasi, ini akan membantu menunjukkan langkah-langkah yang mereka ambil dan memberikan kepercayaan yang sangat dibutuhkan bagi calon wisatawan saat mereka membuat keputusan pemesanan, ketika sudah saatnya aman melakukan perjalanan.
Direktur Regional, Asia Selatan, Booking.com Vikas Bhola mengatakan bahwa saat ini konsumen sangat mengutamakan keselamatan dan keamanan. ”Mereka harus tahu apa saja yang akan mereka dapat sebelum tiba. Karenanya, kami memperbarui dukungan yang diberikan. Termasuk peningkatan transparansi kepada konsumen,” ujarnya. Dengan memperkenalkan langkah-langkah keamanan, maka wisatawan akan lebih tenang.
Traveling Virtual, Cuma Butuh Kuota 30 MB
Jika memang tidak ingin tamasya ke luar kota, ada cara mudah untuk menjalani liburan di rumah saja. Untuk mengusir kebosanan dan kekecewaan karena harus menghabiskan liburan dari rumah, beraktivitas dan mencari hiburan di ruang digital dapat menjadi pilihan.
Salah satu kegiatan yang sedang trending saat ini adalah liburan virtual melalui tur online di berbagai situs pariwisata.
Bagi mitra akomodasi, ini akan membantu menunjukkan langkah-langkah yang mereka ambil dan memberikan kepercayaan yang sangat dibutuhkan bagi calon wisatawan saat mereka membuat keputusan pemesanan, ketika sudah saatnya aman melakukan perjalanan.
Direktur Regional, Asia Selatan, Booking.com Vikas Bhola mengatakan bahwa saat ini konsumen sangat mengutamakan keselamatan dan keamanan. ”Mereka harus tahu apa saja yang akan mereka dapat sebelum tiba. Karenanya, kami memperbarui dukungan yang diberikan. Termasuk peningkatan transparansi kepada konsumen,” ujarnya. Dengan memperkenalkan langkah-langkah keamanan, maka wisatawan akan lebih tenang.
Traveling Virtual, Cuma Butuh Kuota 30 MB
Jika memang tidak ingin tamasya ke luar kota, ada cara mudah untuk menjalani liburan di rumah saja. Untuk mengusir kebosanan dan kekecewaan karena harus menghabiskan liburan dari rumah, beraktivitas dan mencari hiburan di ruang digital dapat menjadi pilihan.
Salah satu kegiatan yang sedang trending saat ini adalah liburan virtual melalui tur online di berbagai situs pariwisata.
Lihat Juga :