Disturbing, 10 Film Horor Ini Dilarang Tayang di Banyak Negara
Selasa, 24 Januari 2023 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Untuk sejumlah alasan, Saw VI dan Saw 3D dilarang tayang di Thailand dan Jerman. Saw VI bahkan sempat dilarang di Spanyol dan diberikan rating Pelicula X yang biasanya diberikan untuk pornografi. Alasan untuk melarang film keenam itu masih menjadi misteri. Sementara, film setelahnya, Saw 3D atau Saw VII atau Saw: The Final Chapter, dilarang dipamerkan ke khalayak di Jerman atas kekerasannya.
![Disturbing, 10 Film Horor Ini Dilarang Tayang di Banyak Negara]()
Foto: Bloody Disgusting
Film-film ini terkenal karena tingkat kekerasan dan kebejatannya. Film ini juga bikin takut turis yang backpacking ke Eropa. Tidak heran kalau banyak negara di Eropa punya masalah dengan film ini. Film pertamanya dilarang di Ukraina. Sedangkan yang kedua dilarang di Selandia Baru dan Jerman.
Konten franchise ini benar-benar mengerikan dan disturbing. Karena seluruh alurnya berpusat pada penyiksaan dan orang-orang sinting yang mau mempertaruhkan apa pun demi mendapatkan peluang untuk mengendalikan dan menyakiti orang lain. Dengan banyaknya adegan menakutkan dan membuat mual, agak mengejutkan kalau tidak banyak negara yang melarang film ini.
![Disturbing, 10 Film Horor Ini Dilarang Tayang di Banyak Negara]()
Foto: IndieWire
Sekarang, film seperti ini tidak bakal bikin waspada. Tapi, ketika dirilis pada 1974, film itu memicu kemarahan atas kekerasan dan kengeriannya. Di titik berbeda, film itu dilarang tayang di Brazil, Chile, Finlandia, Prancis, Islandia, Irlandia, Norwegia, Singapura, Swedia, dan Ukraina.
The Texas Chainsaw Massacre memimpin era baru kekerasan di layar yang pada akhirnya membuat penonton terbiasa. Tapi, ketika dirilis, itu adalah pengalaman yang mengejutkan. Sekuelnya yang dirilis pada 1986 juga menghadapi sensor yang sulit. Di Australia, film itu dlilarang tayang selama 20 tahun. Bahkan, toko yang menjual kopian bootleg-nya digerebek pemerintah.
![Disturbing, 10 Film Horor Ini Dilarang Tayang di Banyak Negara]()
Foto: Certified Forgotten
Sementara film 1978 ini dilihat sebagai dongeng keadilan, visual dan konsenya bisa sangat memicu bagi korban kekerasan seksual. Konten yang diangkat lebih intens. Film ini mengikuti alur cerita yang melibatkan dua tindakan kekerasan paling brutal, yang membuatnya menakutkan bagi siapa pun yang menontonnya.
Karena keekstreman isinya, sejumlah negara melarang film ini. Di Islandia, film itu dilarang karena kekerasannya. Tapi, di Australia, Jerman, dan Kanada, film ini dilarang karena berbagai alasan. Meski begitu, film ini sempat dirilis di sejumlah kota di Kanada, seperti Manitoba, Nova Scotia, dan Quebec.
![Disturbing, 10 Film Horor Ini Dilarang Tayang di Banyak Negara]()
Foto: Ritz Cinemas
Dirilis pada 1975, film ini dilarang di Inggris, Selandia Baru dan Australia. Meski tidak pernah dilarang di Amerika Serikat, film ini terlibat dalam penangkapan seorang pemilik toko buku berbasis Cincinnati pada 1994. Penangkapan itu terjadi setelah seorang polisi membeli film itu sebagai bagian dari operasi yang dipertanyakan.
7. Hostel I dan II

Foto: Bloody Disgusting
Film-film ini terkenal karena tingkat kekerasan dan kebejatannya. Film ini juga bikin takut turis yang backpacking ke Eropa. Tidak heran kalau banyak negara di Eropa punya masalah dengan film ini. Film pertamanya dilarang di Ukraina. Sedangkan yang kedua dilarang di Selandia Baru dan Jerman.
Konten franchise ini benar-benar mengerikan dan disturbing. Karena seluruh alurnya berpusat pada penyiksaan dan orang-orang sinting yang mau mempertaruhkan apa pun demi mendapatkan peluang untuk mengendalikan dan menyakiti orang lain. Dengan banyaknya adegan menakutkan dan membuat mual, agak mengejutkan kalau tidak banyak negara yang melarang film ini.
6. The Texas Chainsaw Massacre

Foto: IndieWire
Sekarang, film seperti ini tidak bakal bikin waspada. Tapi, ketika dirilis pada 1974, film itu memicu kemarahan atas kekerasan dan kengeriannya. Di titik berbeda, film itu dilarang tayang di Brazil, Chile, Finlandia, Prancis, Islandia, Irlandia, Norwegia, Singapura, Swedia, dan Ukraina.
The Texas Chainsaw Massacre memimpin era baru kekerasan di layar yang pada akhirnya membuat penonton terbiasa. Tapi, ketika dirilis, itu adalah pengalaman yang mengejutkan. Sekuelnya yang dirilis pada 1986 juga menghadapi sensor yang sulit. Di Australia, film itu dlilarang tayang selama 20 tahun. Bahkan, toko yang menjual kopian bootleg-nya digerebek pemerintah.
5. I Spit on Your Grave

Foto: Certified Forgotten
Sementara film 1978 ini dilihat sebagai dongeng keadilan, visual dan konsenya bisa sangat memicu bagi korban kekerasan seksual. Konten yang diangkat lebih intens. Film ini mengikuti alur cerita yang melibatkan dua tindakan kekerasan paling brutal, yang membuatnya menakutkan bagi siapa pun yang menontonnya.
Karena keekstreman isinya, sejumlah negara melarang film ini. Di Islandia, film itu dilarang karena kekerasannya. Tapi, di Australia, Jerman, dan Kanada, film ini dilarang karena berbagai alasan. Meski begitu, film ini sempat dirilis di sejumlah kota di Kanada, seperti Manitoba, Nova Scotia, dan Quebec.
4. Salo, atau 120 Days of Sodom

Foto: Ritz Cinemas
Dirilis pada 1975, film ini dilarang di Inggris, Selandia Baru dan Australia. Meski tidak pernah dilarang di Amerika Serikat, film ini terlibat dalam penangkapan seorang pemilik toko buku berbasis Cincinnati pada 1994. Penangkapan itu terjadi setelah seorang polisi membeli film itu sebagai bagian dari operasi yang dipertanyakan.
Lihat Juga :