Review Film The Offering: Teror Iblis Pemakan Anak Yahudi
Kamis, 02 Februari 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Dari adegan pembuka film ini diketahui jika Yosille menjebak iblis bernama Abyzou di dalam tubuhnya. Iblis itu meminta Yosille untuk menumbalkan satu orang anak agar istrinya bisa hidup lagi. Tapi, Yosille menolaknya. Alih-alih, dia menjebak iblis itu di dalam dirinya sebelum akhirnya dibebaskan Art.
Dari adegan pembuka, film garapan Oliver Park ini tidak punya rem untuk menampilkan ketegangan kepada penontonnya. Para penonton akan terus diajak untuk deg-degan sampai akhir karena teror Abyzou ini. Iblis yang tidak punya wujud pasti itu membuat ketegangan kian meningkat karena orang tidak tahu apa yang sebenarnya meneror mereka.
![Review Film The Offering: Teror Iblis Pemakan Anak Yahudi]()
Foto: YouTube
Di film ini, Abyzou digambarkan bisa berwujud apa saja. Bahkan, dia bisa berwujud seperti anak kecil dan bahkan orang yang terluka parah. Dalam mitos dan dongeng di Timur Dekat dan Eropa, Abyzou adalah nama iblis wanita. Dia dituduh menyebabkan keguguran dan kematian bayi. Iblis ini disebut dimotivasi rasa iri karena dia mandul.
Sayangnya, The Offering tidak terlalu mengeksplorasi iblis yang meneror itu. Film ini lebih berfokus pada adegan jump scare dan ketakutan yang dihadapi para tokohnya. Meskipun ada penjelasan, tapi penjelasan itu pun tidak terlalu gamblang. Ada banyak apa, mengapa, dan bagaimananya yang tidak dijelaskan dengan baik.
Ceritanya pun agak dangkal dan tidak menarik. Meski bertema pemakan anak, tapi, itu bukan fokus di film ini. Fokus film ini adalah Abyzou yang mencari wadah baru. Itu pun tidak langsung digambarkan dan ceritanya jadi ke mana-mana. Alurnya pun dengan mudah bisa ditebak dan plot hole-nya juga banyak.
![Review Film The Offering: Teror Iblis Pemakan Anak Yahudi]()
Foto: Variety
Bagi pecinta jump scare, The Offering pasti jadi tontonan yang sangat cocok. Tapi, bagi yang mencari cerita, film ini bisa di-skip. Tidak banyak yang ditawarkan dari sisi narasi kecuali pendekatan kultural dari sudut pandang komunitas Yahudi, yang jarang ditampilkan.
Dari adegan pembuka, film garapan Oliver Park ini tidak punya rem untuk menampilkan ketegangan kepada penontonnya. Para penonton akan terus diajak untuk deg-degan sampai akhir karena teror Abyzou ini. Iblis yang tidak punya wujud pasti itu membuat ketegangan kian meningkat karena orang tidak tahu apa yang sebenarnya meneror mereka.

Foto: YouTube
Di film ini, Abyzou digambarkan bisa berwujud apa saja. Bahkan, dia bisa berwujud seperti anak kecil dan bahkan orang yang terluka parah. Dalam mitos dan dongeng di Timur Dekat dan Eropa, Abyzou adalah nama iblis wanita. Dia dituduh menyebabkan keguguran dan kematian bayi. Iblis ini disebut dimotivasi rasa iri karena dia mandul.
Sayangnya, The Offering tidak terlalu mengeksplorasi iblis yang meneror itu. Film ini lebih berfokus pada adegan jump scare dan ketakutan yang dihadapi para tokohnya. Meskipun ada penjelasan, tapi penjelasan itu pun tidak terlalu gamblang. Ada banyak apa, mengapa, dan bagaimananya yang tidak dijelaskan dengan baik.
Ceritanya pun agak dangkal dan tidak menarik. Meski bertema pemakan anak, tapi, itu bukan fokus di film ini. Fokus film ini adalah Abyzou yang mencari wadah baru. Itu pun tidak langsung digambarkan dan ceritanya jadi ke mana-mana. Alurnya pun dengan mudah bisa ditebak dan plot hole-nya juga banyak.

Foto: Variety
Bagi pecinta jump scare, The Offering pasti jadi tontonan yang sangat cocok. Tapi, bagi yang mencari cerita, film ini bisa di-skip. Tidak banyak yang ditawarkan dari sisi narasi kecuali pendekatan kultural dari sudut pandang komunitas Yahudi, yang jarang ditampilkan.
Lihat Juga :