Subvarian Orthrus di Indonesia Diyakini Bergejala Ringan, namun Rawan untuk Kelompok Ini
Rabu, 22 Februari 2023 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
"Perlu ditingkatkan vaksinasi booster, khususnya pada kelompok rawan dari sisi pekerjaan, ataupun dari kondisi tubuh. Kalau sisi pekerjaan yaitu tenaga kesehatan dan buruh. Kalau dari kondisi tubuh, seperti lansia dan ibu hamil. Dan jangan lupa vaksinasi primer, khususnya pada anak-anak," jelas Dicky.
Untuk diketahui, varian Orthrus dilaporkan kali pertama di India pada Juli 2022. Hingga 18 Januari sudah dilaporkan sebanyak lebih dari 12 ribu kasus di 66 negara, dengan kasus terbanyak di Inggris, Denmark, Singapura, dan Selandia Baru.
Baca juga: Soal Pencegahan Virus Marburg, Dinkes DKI: Kurangi Kontak dengan Kelelawar
Orthrus saat ini masuk dalam kategori variants under monitoring Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai salah satu garis keturunan dari varian BA 2.75. Artinya, varian ini dicurigai memiliki karakteristik virus yang memicu risiko di masa mendatang.
Untuk diketahui, varian Orthrus dilaporkan kali pertama di India pada Juli 2022. Hingga 18 Januari sudah dilaporkan sebanyak lebih dari 12 ribu kasus di 66 negara, dengan kasus terbanyak di Inggris, Denmark, Singapura, dan Selandia Baru.
Baca juga: Soal Pencegahan Virus Marburg, Dinkes DKI: Kurangi Kontak dengan Kelelawar
Orthrus saat ini masuk dalam kategori variants under monitoring Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai salah satu garis keturunan dari varian BA 2.75. Artinya, varian ini dicurigai memiliki karakteristik virus yang memicu risiko di masa mendatang.
(nug)
Lihat Juga :