Jerome Polin Kembali Dihujat Gegara Konten di TikTok, Sampai Disentil Beberapa Dokter
Minggu, 26 Februari 2023 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya viral di TikTok dan Instagram, konten tersebut juga tampak viral di media sosial Twitter. Bahkan, diunggah ulang oleh beberapa akun. Salah satunya, oleh akun @rizkahasanah.
Pemilik akun tersebut ternyata seorang perempuan yang berprofesi sebagai dokter. Dalam keterangan unggahannya, ia jug sangat menyayangkan aksi dari Jerome.
“Ngeliat kemaren pasien meninggal di dpn mataku, dan bilang ke keluarganya kalo harus dilepas monitor & O2 mask nya and my supervisor literally said those words… and seeing this insensitive influencer making fun of it. Wow, no wonder everyone hates you,” tulisnya.
Bahkan, dokter pemilik akun tersebut mengungkapkan pengalaman sedihnya saat harus menyaksikan keluarga pasiennya harus kehilangan anggota keluarga mereka.
“Saya hampir menangis kemarin ketika keluarga pasien menangis di depan saya. Saya ingat diri saya hancur berkeping-keping ketika dokter mengucapkan kata-kata itu dan mulai mengambil semua alat pendukung kehidupan pada ayah saya. Dan kemudian dia pergi ke tempat yang lebih baik,” ungkapnya.
Unggahan tersebut bahkan mendapat respon serupa dari dokter lain. Dokter dengan pemilik nama akun @dr_koko28 itu juga mengungkapkan bahwa kalimat di video itu biasanya memang digunakan para dokter kepada keluarga saat pasien mendekati akhir hayat. Ia lantas menghimbau Jerome dan kawan-kawannya agar lebih berhati-hati.
Pemilik akun tersebut ternyata seorang perempuan yang berprofesi sebagai dokter. Dalam keterangan unggahannya, ia jug sangat menyayangkan aksi dari Jerome.
“Ngeliat kemaren pasien meninggal di dpn mataku, dan bilang ke keluarganya kalo harus dilepas monitor & O2 mask nya and my supervisor literally said those words… and seeing this insensitive influencer making fun of it. Wow, no wonder everyone hates you,” tulisnya.
Bahkan, dokter pemilik akun tersebut mengungkapkan pengalaman sedihnya saat harus menyaksikan keluarga pasiennya harus kehilangan anggota keluarga mereka.
“Saya hampir menangis kemarin ketika keluarga pasien menangis di depan saya. Saya ingat diri saya hancur berkeping-keping ketika dokter mengucapkan kata-kata itu dan mulai mengambil semua alat pendukung kehidupan pada ayah saya. Dan kemudian dia pergi ke tempat yang lebih baik,” ungkapnya.
Unggahan tersebut bahkan mendapat respon serupa dari dokter lain. Dokter dengan pemilik nama akun @dr_koko28 itu juga mengungkapkan bahwa kalimat di video itu biasanya memang digunakan para dokter kepada keluarga saat pasien mendekati akhir hayat. Ia lantas menghimbau Jerome dan kawan-kawannya agar lebih berhati-hati.
Lihat Juga :