Visa on Arrival Wisman Rusia dan Ukraina Bakal Dicabut? Begini Respons Sandiaga Uno
Rabu, 15 Maret 2023 - 16:03 WIB
loading...
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi soal usulan Gubernur Bali I Wayan Koster terkait pencabutan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (wisman) asal Rusia dan Ukraina yang kerap melakukan pelanggaran. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi soal usulan Gubernur Bali I Wayan Koster terkait pencabutan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (wisman) asal Rusia dan Ukraina yang kerap melakukan pelanggaran.
Sandiaga mengatakan, bahwa pihaknya beserta Dirjen Imigrasi akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap wisatawan yang melanggar di Indonesia. Serta akan dilakukan penegakan hukum, sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami beserta Dirjen Imigrasi, akan memastikan bahwa pengawasan penegakan hukum, agar mayoritas dari wisatawan yang sebetulnya berkualitas, dan itu dirusak oleh kegiatan segelintir oknum wisatawan yang melanggar hukum," katanya saat ditemui di Central Park Mall, Jakarta Barat, Rabu (15/03/2023).
Selain itu, kata Sandiaga, bahwasannya industri perhotelan membutuhkan wisatawan untuk memenuhi keterisian kamar, serta adanya narasi-narasi yang positif guna membangkitkan sektor pariwisata di Indonesia.
Baca Juga: Visa on Arrival di Bali Diperluas untuk 42 Negara, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Ekonomi Bangkit!
">Sandiaga mengatakan, bahwa pihaknya beserta Dirjen Imigrasi akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap wisatawan yang melanggar di Indonesia. Serta akan dilakukan penegakan hukum, sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami beserta Dirjen Imigrasi, akan memastikan bahwa pengawasan penegakan hukum, agar mayoritas dari wisatawan yang sebetulnya berkualitas, dan itu dirusak oleh kegiatan segelintir oknum wisatawan yang melanggar hukum," katanya saat ditemui di Central Park Mall, Jakarta Barat, Rabu (15/03/2023).
Selain itu, kata Sandiaga, bahwasannya industri perhotelan membutuhkan wisatawan untuk memenuhi keterisian kamar, serta adanya narasi-narasi yang positif guna membangkitkan sektor pariwisata di Indonesia.
Baca Juga: Visa on Arrival di Bali Diperluas untuk 42 Negara, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Ekonomi Bangkit!
"Serta mencetak USD 6 miliar devisa dari pariwisata kita," ujarnya.