Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia, Yok Satu-Satunya yang Tersisa di Koes Bersaudara
Kamis, 16 Maret 2023 - 08:30 WIB
loading...
Yok Koeswoyo (tengah) bersama almarhum Murry dan Yon Koeswoyo. Foto/Instagram @koesplus_
A
A
A
JAKARTA - Nomo Koeswoyo telah meninggal dunia pada Rabu (15/3/2023) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Kepergian salah satu personel Koes Bersaudara itu menjadikan grup band legendaris Indonesia tersebut kini hanya tinggal memiliki satu personel, yakni Yok Koeswoyo.
Koes Bersaudara (Koes Brothers) pertama kali dibentuk pada 17 Februari 1958 di Jakarta. Grup ini terdiri dari lima bersaudara yaitu Koesdjono (John), Koestono (Tonny), Koesnomo (Nomo), Koesyono (Yon), dan Koesroyo (Yok). Namun, John memutuskan hengkang setelah album pertama dirilis pada 1964.
Baca Juga: Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia di Magelang
Koes Bersaudara berubah nama menjadi Koes Plus pada 1969 setelah Nomo hengkang dan kedatangan Murry serta Totok AR, yang bukan anggota keluarga Koeswoyo. Mereka menggantikan posisi Nomo dan Yok untuk mengisi drum serta gitar bas.
Yok Koeswoyo kemudian kembali masuk ke dalam grup, dan akhirnya terbentuk formasi yang bisa dikatakan menjadi andalan yaitu Tonny Koeswoyo pada kibor dan gitar melodi, Yon pada gitar pengiring, Yok pada gitar bas, dan Murry pada drum. Koes Plus menjadi band Indonesia paling populer di tahun 1970-an.
Di akhir era 80-an, salah satu punggawa Koes Plus, yakni Tonny Koeswoyo, meninggal dunia. Tonny meninggal dunia pada 27 Maret 1987 saat usianya 51 tahun.
Koes Bersaudara (Koes Brothers) pertama kali dibentuk pada 17 Februari 1958 di Jakarta. Grup ini terdiri dari lima bersaudara yaitu Koesdjono (John), Koestono (Tonny), Koesnomo (Nomo), Koesyono (Yon), dan Koesroyo (Yok). Namun, John memutuskan hengkang setelah album pertama dirilis pada 1964.
Baca Juga: Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia di Magelang
Koes Bersaudara berubah nama menjadi Koes Plus pada 1969 setelah Nomo hengkang dan kedatangan Murry serta Totok AR, yang bukan anggota keluarga Koeswoyo. Mereka menggantikan posisi Nomo dan Yok untuk mengisi drum serta gitar bas.
Yok Koeswoyo kemudian kembali masuk ke dalam grup, dan akhirnya terbentuk formasi yang bisa dikatakan menjadi andalan yaitu Tonny Koeswoyo pada kibor dan gitar melodi, Yon pada gitar pengiring, Yok pada gitar bas, dan Murry pada drum. Koes Plus menjadi band Indonesia paling populer di tahun 1970-an.
Di akhir era 80-an, salah satu punggawa Koes Plus, yakni Tonny Koeswoyo, meninggal dunia. Tonny meninggal dunia pada 27 Maret 1987 saat usianya 51 tahun.
Lihat Juga :