11 Desa Wisata di Lombok Jaga Keberlanjutan Pengembangan Pariwisata

Kamis, 16 Maret 2023 - 17:43 WIB
loading...
11 Desa Wisata di Lombok...
Sebanyak 11 desa wisata di Lombok memaparkan program pengembangan pariwisata yang bakal dilakukan di desa masing-masing. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Sebanyak 11 desa wisata di Lombok memaparkan program pengembangan pariwisata yang bakal dilakukan di desa masing-masing. Ke-11 desa wisata tersebut berasal dari 4 wilayah, yakni Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Barat.

Desa-desa wisata tersebut telah menyelesaikan tahapan Sosialisasi, Pelatihan, serta Pembuatan Proposal pada 2022. Kini, bersiap memasuki tahapan berikutnya dalam Program Kampanye Sadar Wisata 5.0, yaitu Pendampingan.

Dalam Biannual Tourism Forum yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 14-15 Maret lalu, perwakilan Desa Sekotong Barat dari Lombok Barat, Yani Aji Sujana menyebutkan, walau merupakan desa rintisan, namun warga dan pelaku pariwisata bertekad menjalin kerja sama untuk mengembangkan pariwisata.

Baca juga: Kemenparekraf Apresiasi Kemajuan Industri Perhotelan dalam Menunjang Pariwisata

"Untuk daya tarik agar wisatawan datang, ada sport diving dan snorkeling di 3 gili. Selain itu, kami akan mengembangkan UMKM oleh-oleh khas dari limbah kulit kerang," paparnya dalam keterangan tertulis Kemenparekraf/Barekraf, Kamis (16/3/2023).

"Yang paling unik, terdapat daya tarik wisata yang dikemas dengan pendekatan story telling yang dapat dijual sebagai penutup paket wisata ke 3 gili tersebut," lanjut dia.

Pada kesempatan ini, wakil dari Desa Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Malik Abdul Aziz memaparkan bahwa pihaknya akan mengoptimalisasi digital marketing sebagai sarana promosi wisata dalam program jangka pendek.

"Untuk jangka panjang yaitu Kampoeng Nelayan di Pantai Benjon dengan pasir menyerupai merica dan pepohonan di tepi pantai sebagai USP (unique selling point). Tentu kami akan menggandeng para travel agent di sana," tuturnya.

Sedangkan Safri Mutahid dari Desa Gili Indah, Lombok Utara, menyampaikan, meski pulau-pulau di Desa Gili Indah sudah cukup dikenal sebagai destinasi wisata, khusus untuk Program Sadar Wisata 5.0 mereka mencetuskan konsep yang berbeda yaitu eco wisata berwawasan lingkungan berbasis masyarakat.

"Beberapa aktivitas regular akan kami padu padankan dengan edukasi. Seperti di sekolah diving akan kami masukkan nilai-nilai tentang ekosistem, jadi ada tambahan pengetahuan. Kami ajak tamu untuk mencintai ekosistem dengan mengenalnya," jelas dia.

Tidak kalah menarik, Desa Jerowaru, yang menjadi satu-satunya desa dari Lombok Timur, melalui perwakilannya, Lukman Nurhakim membeberkan potensi wisata Bale Mangrove.

"Di Bale Mangrove kita tidak hanya melakukan penanaman, ada pula galeri pembibitan dan pengolahan mangrove menjadi kopi. Paling penting adanya pohon mangrove berusia ratusan tahun. Diadakan juga Festival Bale Mangrove setiap tahun yang dikemas dengan nilai-nilai edukasi," terangnya.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno sebelumnya telah menggaungkan kolaborasi sebagai kata kunci. Ya, kolaborasi memiliki peran penting dalam pengembangan sektor parekraf.

Menparekraf Sandiaga menyebutkan bahwa terdapat 85 ribu desa dengan sekitar 7.500 di Indonesia yang di antaranya memiliki potensi wisata. "Kami mengajak mitra kolaborasi dari pemerintah, dunia usaha, swasta, komunitas dan media, institusi pendidikan, KKN-KKN, yang akan kita arahkan ke desa wisata untuk memastikan keberlanjutan dari program desa wisata ini," paparnya.

Dalam kesempatan terpisah, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Martini M. Paham mengajak desa-desa yang telah terpilih supaya memanfaatkan dan memaksimalkan kesempatan dengan baik, sehingga program menjadi tepat sasaran dan tepat manfaat.

Pariwisata, menurutnya, merupakan industri yang kali pertama terpuruk karena pandemi Covid-19, dan saat ini sektor pariwisata tengah bangkit kembali. "Kita harus bangkit bersama, lebih cepat, lebih kuat dengan mengedepankan adaptasi, inovasi dan kolaborasi," kata wanita yang akrab disapa Diah ini.

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Florida Pardosi menekankan kembali pentingnya membangun kolaborasi seluruh unsur pentahelix dalam ekosistem pengembangan desa wisata.

"Melalui program Kampanye Sadar Wisata 5.0 kami optimistis warga mampu mengembangkan potensi desa wisata bahkan melahirkan para agent of change (agen perubahan) yang akan menjaga keberlanjutan pengembangan pariwisata di desa, juga kelembagaan desa yang kami butuhkan untuk mengawal," ujarnya.

Baca juga: Banyak Wisman Berulah di Kawasan Wisata, Sandiaga Uno: Harus Ditindak Tegas

Untuk diketahui, Program Kampanye Sadar Wisata 5.0 memiliki 6 tahapan kegiatan, mulai dari Sosialisasi Sadar Wisata, Pelatihan, Penyusunan Proposal, Pendampingan, Penilaian dan Apresiasi bagi pelaku wisata.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TMII Akan Hidupkan Kembali...
TMII Akan Hidupkan Kembali Hotel Desa Wisata
Libur Nataru, Ini Rekomendasi...
Libur Nataru, Ini Rekomendasi 9 Desa Wisata yang Layak Dikunjungi
Kemenpar dan Bakti BCA...
Kemenpar dan Bakti BCA Sertifikasi 10 Desa Wisata Berkelanjutan 2025
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Serunya Wisata Duren...
Serunya Wisata Duren Sari Trenggalek: Alam Asri, Budaya Lokal, dan Kuliner Desa
Anti-Bosan! Kemenpar...
Anti-Bosan! Kemenpar Hadirkan Atraksi Wisata Seru Lewat BBWI di Bangka Belitung
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved