Sejarah Hari Raya Nyepi dan Maknanya Bagi Umat Hindu
Senin, 20 Maret 2023 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Kemenangan suku Saka menjadi awal peringatan pergantian tahun Saka. Saat itu, penobatan Maharaja Kaniskha I jatuh pada 78 Masehi dan diresmikan juga sebagai tahun pertama Saka.
Pada kisah tersebut, dapat diketahui bahwa peringatan pergantian tahun Saka yang pada keberlanjutannya diperingati sebagai Nyepi adalah hari keberhasilan Raja Kaniskha I dalam menyatukan bangsa yang tadinya bertikai.
Dalam hal ini, tujuannya adalah agar tercipta suasana hening dan sepi dari hiruk pikuknya kehidupan, serta sepi dari semua nafsu keserakahan sifat manusia.
Selain itu, Hari Raya Nyepi khususnya di Bali memiliki beberapa tahapan. Biasanya dimulai dari Upacara Melasti, Mecaru, dan Pengerupukan. Setelahnya juga diikuti oleh puncak Hari Raya Nyepi itu sendir, serta yang terakhir disebut dengan Ngembak Geni.
Pada kisah tersebut, dapat diketahui bahwa peringatan pergantian tahun Saka yang pada keberlanjutannya diperingati sebagai Nyepi adalah hari keberhasilan Raja Kaniskha I dalam menyatukan bangsa yang tadinya bertikai.
Makna Hari Nyepi bagi Umat Hindu
Kemudian, saat Nyepi orang yang merayakannya tidak boleh melakukan aktifitas seperti pada hari biasa. Sebut saja seperti keluar rumah (kecuali sakit dan perlu berobat), menyalakan lampu, bekerja dan lain sebagainya.Dalam hal ini, tujuannya adalah agar tercipta suasana hening dan sepi dari hiruk pikuknya kehidupan, serta sepi dari semua nafsu keserakahan sifat manusia.
Selain itu, Hari Raya Nyepi khususnya di Bali memiliki beberapa tahapan. Biasanya dimulai dari Upacara Melasti, Mecaru, dan Pengerupukan. Setelahnya juga diikuti oleh puncak Hari Raya Nyepi itu sendir, serta yang terakhir disebut dengan Ngembak Geni.
(bim)
Lihat Juga :