Film Buya Hamka Tayang Jelang Lebaran, Begini Respons Sang Cicit
Minggu, 26 Maret 2023 - 18:42 WIB
loading...
Film Buya Hamka yang diperankan oleh Vino G Bastian,Laudya Chintya Bella, Desy Ratnasari, Donny Damara, Reza Rahadian, dan banyak lagi bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia di momen menjelang lebaran, tepatnya pada 20 April 2023. Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Haji Abdul Malik Karim (Hamka) atau lebih dikenal dengan sebutan Buya Hamka , memiliki jasa yang besar bagi bangsa Indonesia. Sebagai ulama dan sastrawan yang dikagumi semua kalangan, Buya Hamka diangkat pemerintah sebagai Pahlawan Nasional.
Layaknya pahlawan nasional yang harusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Buya Hamka justru lebih memilih untuk dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir.
Ali Akbar Hasyemi, Cicit dari Buya Hamka mengungkapkan bahwa Nambo (sebutan kakek buyut) menolak untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Padahal, saat itu pemerintah sudah menawarkan untuk di makamkan di TMP Kalibata. Bahkan,
“Ketika Buya Hamka meninggal, sudah ada tiga ambulan yang menunggu, diantaranya dari yayasan Bunga Rampai, Rumah Gadang dan pemerintah. Tapi, keluarga memilih untuk menggunakan ambulan dari Rumah Gadang dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, sesuai pesan Buya," ujar Ali Akbar Hasyemi dalam keterangannya, Minggu (26/3/2023).
Baca Juga: Bintangi Film Buya Hamka, Vino Bastian dan Laudya Cynthia Bella Belajar Bahasa Minang 2 Bulan
Akbar menambahkan, alasan kenapa Buya Hamka lebih memilih untuk dimakamkan di TPU Tanah Kusir agar bisa dekat dengan masyarakat atau merakyat. "Seperti kita tahu, kalau untuk ziarah ke TMP Kalibata harus melewati berbagai proses perijinan. Buya Hamka ingin dekat dengan masyarakat, dan siapapun bisa berziarah kapan saja," tambahnya.
Perjuangan Buya Hamka yang begitu besar dalam dunia Islam Indonesia adalah sebagai pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Layaknya pahlawan nasional yang harusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Buya Hamka justru lebih memilih untuk dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir.
Ali Akbar Hasyemi, Cicit dari Buya Hamka mengungkapkan bahwa Nambo (sebutan kakek buyut) menolak untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Padahal, saat itu pemerintah sudah menawarkan untuk di makamkan di TMP Kalibata. Bahkan,
“Ketika Buya Hamka meninggal, sudah ada tiga ambulan yang menunggu, diantaranya dari yayasan Bunga Rampai, Rumah Gadang dan pemerintah. Tapi, keluarga memilih untuk menggunakan ambulan dari Rumah Gadang dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, sesuai pesan Buya," ujar Ali Akbar Hasyemi dalam keterangannya, Minggu (26/3/2023).
Baca Juga: Bintangi Film Buya Hamka, Vino Bastian dan Laudya Cynthia Bella Belajar Bahasa Minang 2 Bulan
Akbar menambahkan, alasan kenapa Buya Hamka lebih memilih untuk dimakamkan di TPU Tanah Kusir agar bisa dekat dengan masyarakat atau merakyat. "Seperti kita tahu, kalau untuk ziarah ke TMP Kalibata harus melewati berbagai proses perijinan. Buya Hamka ingin dekat dengan masyarakat, dan siapapun bisa berziarah kapan saja," tambahnya.
Perjuangan Buya Hamka yang begitu besar dalam dunia Islam Indonesia adalah sebagai pendiri Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Lihat Juga :