3 Budaya Malaysia yang Berbanding Terbalik dengan Indonesia

Senin, 27 Maret 2023 - 22:27 WIB
loading...
3 Budaya Malaysia yang...
Budaya Malaysia, seperti halnya Indonesia, amat beragam. Meski demikian, ternyata banyak budaya di negara tetangga tersebut yang cukup berbanding terbalik dengan Indonesia. Foto Ilustrasi/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Budaya Malaysia, seperti halnya Indonesia, amat beragam. Meski demikian, ternyata banyak budaya di negara tetangga tersebut yang cukup berbanding terbalik dengan Indonesia.

Meski memiliki beberapa kesamaan budaya, namun faktanya ada budaya Malaysia yang berbanding terbalik dengan Indonesia. Apa saja itu? Berikut di antaranya, dirangkum dari berbagai sumber, Senin (27/3/2023).

1. Bahasa Melayu

Seperti diketahui, bahasa Melayu merupakan bahasa kebangsaan Malaysia. Hal ini justru berbanding terbalik dengan Indonesia yang menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa daerah.

Baca Juga: 5 Artis Indonesia yang Terkenal di Malaysia, Nomor 4 Diancam Dibunuh usai Konser

Beberapa wilayah di Indonesia menggunakan beragam varian bahasa Melayu dan semua mengakui bahwa bahasa yang digunakan di Provinsi Riau dan anggar-anggarnya yaitu bahasa Melayu standar (atau bahasa Melayu tinggi, bahasa Melayu piawai).

Sementara, Malaysia tak hanya menggunakan bahasa Melayu sebagai salah satu bahasa kebangsaan. Pada 2022, negara ini juga mengusulkan kepada para pemimpin negara-negara Asia Tenggara untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa kedua ASEAN.

2. Batik

Batik merupakan salah satu warisan budaya asal Indonesia. Namun, perseteruan klaim asal-usul batik hingga saat ini menjadi polemik antara Indonesia dan Malaysia. Padahal, keduanya memiliki warisan budaya jenis batik yang berbeda.

Batik Indonesia memiliki beragam motif, salah satunya motif batik Jepara yang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu motif lama dan motif baru. Motif lama mempunyai pola dengan warna lung hitam, gajah cokelat, flora dan fauna, serta daun ulir hijau. Sedangkan motif baru merupakan batik tulis yang beragam.

Batik Jepara dikenal juga sebagai batik Kartini yang mana batik ini ditemukan di Kota Jepara. Batik-batik Indonesia memiliki motif yang tidak sama. Setiap daerah memiliki motif serta pesan yang berbeda.

Baca Juga: Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?

Sedangkan Malaysia memiliki batik yang berdasar polos berwarna menyala dengan motif daun atau bunga yang besar. Batik Malaysia banyak dipengaruhi oleh alam sekitar. Motif-motif itu dihasilkan karena kepekaan masyarakat tradisional terhadap lingkungan.

3. Kultur Muslim

Meski sama-sama merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim, ternyata kultur atau budaya muslim di Malaysia cukup bertolak belakang dengan Indonesia. Salah satunya terkait toleransi antarumat beragama.

Bahkan, hal tersebut juga telah dibuktikan oleh beberapa lembaga survei di Indonesia, bahwa mayoritas umat muslim di Indonesia masih memiliki toleransi dan pandangan positif terhadap umat non-muslim.

Hal ini bertolak belakang dengan umat muslim di Malaysia yang sikap toleransinya lebih cenderung rendah terhadap beberapa agama, bahkan budaya asing. Salah satunya terlihat dari aturan ketat untuk syarat gelaran konser musik musisi luar negeri, di mana para musisi pria tidak diperbolehkan tampil layaknya wanita, dan musisi wanita tidak boleh berpakaian terbuka.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Limp Bizkit Pilih Malaysia...
Limp Bizkit Pilih Malaysia Jadi Satu-satunya Tempat Konser di Asia, Fans Indonesia Bisa Merapat
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Kelantan Day di Jakarta...
Kelantan Day di Jakarta Buka Jalur Wisata Baru Malaysia Timur
Spirit of the Rainforest...
Spirit of the Rainforest Hadirkan Semarak Budaya Kalimantan di Bali
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Cerita Pevita Pearce...
Cerita Pevita Pearce soal Pertemuan Terakhir dengan Vidi Aldiano di Kuala Lumpur
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved