Gegara Fans Toksik, 10 Film Populer Ini Jadi Kurang Asyik
Selasa, 28 Maret 2023 - 10:55 WIB
loading...
A
A
A
Captain Marvel mengisahkan tentang Caro Danver. Dia berubah menjadi superhero setelah menyadari kekuatan yang dia dapatkan karena pengalaman sebelumnya. Tapi, dia malah terjebak di perang antargalaksi antara dua peradaban alien yang mengancam bumi.
Penggemar Marvel, terutama Marvel Cinematic Universe (MCU), dikenal sangat toksik. Captain Marvel pun jadi target ketoksikan mereka. Ketoksikan ini tidak dibantu dengan fakta kalau Brie Larson, yang memerankan Captain Marvel, mengejek penggemar semacam itu dalam serangkaian promosi film tersebut.
![Gegara Fans Toksik, 10 Film Populer Ini Jadi Kurang Asyik]()
Foto: Vox
Sutradara: Todd Phillips
Pemain: Joaquin Phoenix, Robert De Niro, Zazie Beetz, dll
Tayang: HBO Go
Joker dirilis pada 2019 dan berfokus pada penjahat populer di serial Batman. Penggemar film ini merasa beresonasi dengan penjahat yang di filmnya diperlihatkan sebagai sosok empatik terlepas dari aksinya yang mengerikan. Di film itu, Dia bahkan menginspirasi revolusi kontra budaya melawan orang-orang kaya di kota tempatnya tinggal.
Persepsi penggemar film itu mendominasi persepsi lain. Ini menyebabkan banyak orang memandang film itu sebagai pernyataan politik yang mendukung kekerasan. Persepsi ini membuat Joker jadi kurang bisa dinikmati bagi banyak orang yang tidak diberi kesempatan dengan layak.
![Gegara Fans Toksik, 10 Film Populer Ini Jadi Kurang Asyik]()
Foto: The Movie My Life
Sutradara: Chad Stahelski dan David Leitch
Pemain: Keanu Reeves, Ian McShane, Lance Reddick, dll
Tayang: Netflix
John Wick yang dirilis pada 2014 adalah film pertama tentang seorang pembunuh bayaran yang dipaksa keluar dari masa pensiun dan membalas dendam. Film ini meraih pujian dan menjadi sukses secara komersial. John Wick pertama ini bahkan meraih rating tinggi dari kritikus dan audiens di Rotten Tomatoes.
Sayang, sejumlah penggemar film itu mulai mengglorifikasi kekerasan yang digambarkan di film tersebut. Ini menyebabkan film tersebut diseret ke situasi yang sama seperti Joker. Penggemar membuat kekerasan yang digambarkan di film itu menjadi masalah yang lebih besar yang membayangi persepsi film itu sendiri.
Baca Juga: 7 Pahlawan Film Action Ini Lebih Menakutkan Ketimbang Penjahatnya
![Gegara Fans Toksik, 10 Film Populer Ini Jadi Kurang Asyik]()
Foto: Forbes
Sutradara: Joss Whedon
Pemain: Henry Cavill, Ben Affleck, Gal Gadot, Ezra Miller, dll
Tayang: HBO Go
Sebelum dirilis ke bioskop pada 2017, Justice League sudah dibelit berbagai masalah. Dari pergantian sutradara, reshoot, dan campur tangan studio, film ini sepertinya sudah direncanakan untuk gagal. Film ini sejatinya memperkenalkan tim superhero dari DC Comics yang bisa menjadi rival Avengers dari MCU.
Tapi, film ini segera dihadang para penggemarnya yang toksik. Banyak penggemar merasa kalau karya sutradara asli Justice League, Zack Snyder, dibuat jadi murahan dan menuntut studio itu merilis director’s cut film itu yang menampilkan visi asli Snyder. Perang ini segera berubah jadi toksik di online, yang merendahkan kenikmatan menonton bagi penggemar lain DC.
Penggemar Marvel, terutama Marvel Cinematic Universe (MCU), dikenal sangat toksik. Captain Marvel pun jadi target ketoksikan mereka. Ketoksikan ini tidak dibantu dengan fakta kalau Brie Larson, yang memerankan Captain Marvel, mengejek penggemar semacam itu dalam serangkaian promosi film tersebut.
3. Joker — 2019

Foto: Vox
Sutradara: Todd Phillips
Pemain: Joaquin Phoenix, Robert De Niro, Zazie Beetz, dll
Tayang: HBO Go
Joker dirilis pada 2019 dan berfokus pada penjahat populer di serial Batman. Penggemar film ini merasa beresonasi dengan penjahat yang di filmnya diperlihatkan sebagai sosok empatik terlepas dari aksinya yang mengerikan. Di film itu, Dia bahkan menginspirasi revolusi kontra budaya melawan orang-orang kaya di kota tempatnya tinggal.
Persepsi penggemar film itu mendominasi persepsi lain. Ini menyebabkan banyak orang memandang film itu sebagai pernyataan politik yang mendukung kekerasan. Persepsi ini membuat Joker jadi kurang bisa dinikmati bagi banyak orang yang tidak diberi kesempatan dengan layak.
2. John Wick — 2014

Foto: The Movie My Life
Sutradara: Chad Stahelski dan David Leitch
Pemain: Keanu Reeves, Ian McShane, Lance Reddick, dll
Tayang: Netflix
John Wick yang dirilis pada 2014 adalah film pertama tentang seorang pembunuh bayaran yang dipaksa keluar dari masa pensiun dan membalas dendam. Film ini meraih pujian dan menjadi sukses secara komersial. John Wick pertama ini bahkan meraih rating tinggi dari kritikus dan audiens di Rotten Tomatoes.
Sayang, sejumlah penggemar film itu mulai mengglorifikasi kekerasan yang digambarkan di film tersebut. Ini menyebabkan film tersebut diseret ke situasi yang sama seperti Joker. Penggemar membuat kekerasan yang digambarkan di film itu menjadi masalah yang lebih besar yang membayangi persepsi film itu sendiri.
Baca Juga: 7 Pahlawan Film Action Ini Lebih Menakutkan Ketimbang Penjahatnya
1. Justice League — 2017

Foto: Forbes
Sutradara: Joss Whedon
Pemain: Henry Cavill, Ben Affleck, Gal Gadot, Ezra Miller, dll
Tayang: HBO Go
Sebelum dirilis ke bioskop pada 2017, Justice League sudah dibelit berbagai masalah. Dari pergantian sutradara, reshoot, dan campur tangan studio, film ini sepertinya sudah direncanakan untuk gagal. Film ini sejatinya memperkenalkan tim superhero dari DC Comics yang bisa menjadi rival Avengers dari MCU.
Tapi, film ini segera dihadang para penggemarnya yang toksik. Banyak penggemar merasa kalau karya sutradara asli Justice League, Zack Snyder, dibuat jadi murahan dan menuntut studio itu merilis director’s cut film itu yang menampilkan visi asli Snyder. Perang ini segera berubah jadi toksik di online, yang merendahkan kenikmatan menonton bagi penggemar lain DC.
(alv)
Lihat Juga :