Lagu Pertama Selepas Kepergian Ashraf, Lirik 12 Tahun Terindah Berisi Curahan Hati BCL
Minggu, 19 Juli 2020 - 12:06 WIB
loading...
Bunga Citra Lestari/Dok. Wong Sim For BCL
A
A
A
JAKARTA - Kehilangan orang terkasih merupakan momen terberat bagi banyak orang, termasuk untuk Bunga Citra Lestari (BCL) yang ditinggal sang suami, Ashraf Sinclair, pada Februari 2020. BCL coba menumpahkan perasaan emosi dan sedih kehilangan Ashraf lewat single terbarunya berjudul "12 Tahun Terindah"
Kepergian Ashraf untuk selamanya menjadi titik terendah dalam hidup BCL yang saat ini harus melanjutkan kehidupan bersama putra semata wayangnya, Noah Sinclair. Selepas kepergian Ashraf, bertepatan dengan situasi pandemi, BCL memilih diam di rumah dan absen dari aktivitasnya sebagai penyanyi, termasuk di media sosial.
Hampir lima bulan BCL menghabiskan waktu di rumah, mencoba memahami situasi, berdamai dengan keadaan, dan menemukan kenyamanan dengan menulis untuk mencurahkan segala perasaannya. Berbagai curahan hatinya untuk almarhum sang suami, BCL tulis di buku harian pemberian Ashraf, salah satunya ia kembangkan menjadi sebuah karya. (Baca Juga: Inspiratif! Supermodel Gisele Bundchen Rayakan Ultah ke-40 dengan Tanam 40.000 Pohon )
Bersama Ifa Fachir, BCL mengembangkan tulisan tersebut menjadi sebuah lagu. Musisi Andi Rianto, sahabat BCL, pun turut memainkan piano untuk melodi yang Ifa ciptakan. Maka, lahirlah lagu pertama BCL setelah kepergian Ashraf bertajuk “12 Tahun Terindah”, yang berisi ungkapan jujur penyanyi 37 tahun itu atas kesepian dan kebingungannya menghadapi hari tanpa partner hidup.
“Lagu ini menceritakan tentang kebingungan saya menghadapi hari-hari baru. Di saat hidup berubah dalam waktu yang begitu cepat, tanpa peringatan, dan mau tidak mau harus tetap dijalani. Di momen kehidupan ini juga, saya berusaha melihat lagi tahun-tahun yang sudah saya lewati bersama Ashraf, dan saya merasa bersyukur, karena Tuhan memberikan saya 12 tahun terindah bersama Ashraf. Melalui suka dan duka dalam cinta, yang membuat saya percaya kalau cinta itu ada," beber BCL melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews pada Minggu (19/7).
Kepergian Ashraf untuk selamanya menjadi titik terendah dalam hidup BCL yang saat ini harus melanjutkan kehidupan bersama putra semata wayangnya, Noah Sinclair. Selepas kepergian Ashraf, bertepatan dengan situasi pandemi, BCL memilih diam di rumah dan absen dari aktivitasnya sebagai penyanyi, termasuk di media sosial.
Hampir lima bulan BCL menghabiskan waktu di rumah, mencoba memahami situasi, berdamai dengan keadaan, dan menemukan kenyamanan dengan menulis untuk mencurahkan segala perasaannya. Berbagai curahan hatinya untuk almarhum sang suami, BCL tulis di buku harian pemberian Ashraf, salah satunya ia kembangkan menjadi sebuah karya. (Baca Juga: Inspiratif! Supermodel Gisele Bundchen Rayakan Ultah ke-40 dengan Tanam 40.000 Pohon )
Bersama Ifa Fachir, BCL mengembangkan tulisan tersebut menjadi sebuah lagu. Musisi Andi Rianto, sahabat BCL, pun turut memainkan piano untuk melodi yang Ifa ciptakan. Maka, lahirlah lagu pertama BCL setelah kepergian Ashraf bertajuk “12 Tahun Terindah”, yang berisi ungkapan jujur penyanyi 37 tahun itu atas kesepian dan kebingungannya menghadapi hari tanpa partner hidup.
“Lagu ini menceritakan tentang kebingungan saya menghadapi hari-hari baru. Di saat hidup berubah dalam waktu yang begitu cepat, tanpa peringatan, dan mau tidak mau harus tetap dijalani. Di momen kehidupan ini juga, saya berusaha melihat lagi tahun-tahun yang sudah saya lewati bersama Ashraf, dan saya merasa bersyukur, karena Tuhan memberikan saya 12 tahun terindah bersama Ashraf. Melalui suka dan duka dalam cinta, yang membuat saya percaya kalau cinta itu ada," beber BCL melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews pada Minggu (19/7).
Lihat Juga :