Varian Baru Omicron Arcturus Sudah Sampai Negara Tetangga, Dinkes DKI: Belum Ada di Jakarta
Kamis, 30 Maret 2023 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
"Apa pun variannya, masyarakat tidak perlu panik. Kondisi di Jakarta sangat terkendali walaupun ada kenaikan kasus, tidak disertai kenaikan kematian dan perawatan di rumah sakit. Ini tanda Covid-19 terkendali," katanya
Kendatinya, ia mendorong agar masyarakat tetap melakukan vaksinasi Covid-19 untuk menghindari perburukan bila terinfeksi varian apapun Covid-19. "Cegah kematian dengan vaksinasi dosis ke-4 untuk usia 18 tahun ke atas. Selagi ada dan gratis. Saat ini merk vaksin yang tersedia adalah Pfizer, Inavac, Indovac," imbuh dr Ngabila.
Varian Arcturus atau XBB.1.16 ini disampaikan Vipin M Vashishtha, mantan ketua Indian Academy of Pediatrics dan konsultan dokter anak di Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Mangla. Menurutnya kasus di India jumlahnya sekitar 281 persen dan peningkatan kematian 17 persen selama 14 hari terakhir.
Sejauh ini, XBB.1.16 (Arcturus) telah terdeteksi di setidaknya 12 negara. Dengan kasus tertinggi di India, diikuti oleh Amerika Serikat, Brunei, Singapura, dan Inggris.
"Semua mata harus tertuju pada India! Jika XBB.1.16 alias #Arcturus berhasil mengarungi kekebalan populasi 'kokoh' India yang berhasil melawan gempuran varian seperti BA.2.75, BA.5, BQs, XBB.1.5, maka seluruh dunia pasti sangat khawatir!!” katanya dikutip dari Thesouthfirst.
Kendatinya, ia mendorong agar masyarakat tetap melakukan vaksinasi Covid-19 untuk menghindari perburukan bila terinfeksi varian apapun Covid-19. "Cegah kematian dengan vaksinasi dosis ke-4 untuk usia 18 tahun ke atas. Selagi ada dan gratis. Saat ini merk vaksin yang tersedia adalah Pfizer, Inavac, Indovac," imbuh dr Ngabila.
Varian Arcturus atau XBB.1.16 ini disampaikan Vipin M Vashishtha, mantan ketua Indian Academy of Pediatrics dan konsultan dokter anak di Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Mangla. Menurutnya kasus di India jumlahnya sekitar 281 persen dan peningkatan kematian 17 persen selama 14 hari terakhir.
Sejauh ini, XBB.1.16 (Arcturus) telah terdeteksi di setidaknya 12 negara. Dengan kasus tertinggi di India, diikuti oleh Amerika Serikat, Brunei, Singapura, dan Inggris.
"Semua mata harus tertuju pada India! Jika XBB.1.16 alias #Arcturus berhasil mengarungi kekebalan populasi 'kokoh' India yang berhasil melawan gempuran varian seperti BA.2.75, BA.5, BQs, XBB.1.5, maka seluruh dunia pasti sangat khawatir!!” katanya dikutip dari Thesouthfirst.
(hri)
Lihat Juga :