4 Tradisi Lebaran di Indonesia yang Unik dan Cerminkan Toleransi Umat Beragama
Minggu, 16 April 2023 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Tumbilotohe merupakan kebiasaan di mana masyarakat menghias setiap rumah dengan lampu minyak mengikuti jumlah anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Tradisi ini konon sudah dilakukan sejak abad ke-15 sampai sekarang.
Baca Juga: Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Negara, Pelesir ke Pantai dan Ziarah Kubur
Kegiatan itu dilakukan pada pagi hari di hari pertama lebaran. Biasanya, anak-anak yang melakukan silaturahmi itu tidak akan masuk ke dalam rumah yang dikunjungi. Mereka hanya berdiri di depan teras sambil menunggu pernak-pernik atau hadiah yang diberikan oleh tuan rumah.
Tradisi ini biasanya dilakukan para pria suku Sasak pada hari keenam lebaran. Tujuan tradisi ini adalah untuk mempererat hubungan antarumat beragama di Lombok.
Baca Juga: Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Negara, Pelesir ke Pantai dan Ziarah Kubur
3. Nyembah Belari, Bintan
Kemudian ada tradisi nyembah belari di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Tradisi ini berupa aktivitas anak-anak berusia enam tahun atau sekolah dasar untuk mendatangi rumah para tetangga sekitar.Kegiatan itu dilakukan pada pagi hari di hari pertama lebaran. Biasanya, anak-anak yang melakukan silaturahmi itu tidak akan masuk ke dalam rumah yang dikunjungi. Mereka hanya berdiri di depan teras sambil menunggu pernak-pernik atau hadiah yang diberikan oleh tuan rumah.
4. Perang Topat, Lombok
Satu lagi tradisi unik lebaran di Indonesia yaitu Perang Topat yang biasa dilakukan masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat. Perang Topat sendiri berarti perang ketupat.Tradisi ini biasanya dilakukan para pria suku Sasak pada hari keenam lebaran. Tujuan tradisi ini adalah untuk mempererat hubungan antarumat beragama di Lombok.
(tsa)
Lihat Juga :