Viral! Sandal pun Harus Ikut Parkir di Rest Area KM 208 Cirebon
Rabu, 19 April 2023 - 11:47 WIB
loading...
Kejadian unik sekaligus miris terjadi di Rest Area KM 208 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, disebutkan kalau di sana itu ada yang namanya parkir sandal. Foto/Twitter @asmirzakovic
A
A
A
JAKARTA - Kejadian unik sekaligus miris terjadi di Rest Area KM 208 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, disebutkan kalau di sana itu ada yang namanya parkir sandal.
Para pemudik yang hendak beribadah di masjid rest area dihadapkan pada situasi di mana alas kaki mereka harus dikenai biaya tambahan sebagai imbalan untuk jasa 'penitipan sandal bayangan'.
Kenapa dibilang bayangan, karena menurut informasi yang beredar, keberadaan parkir sandal itu tidak seharusnya ada. Terlebih, pihak masjid sudah menyediakan tempat penitipan sandal gratis.
Baca Juga: Puncak Sekarang Punya Rest Area Keren, Begini Penampakannya!
Kabar ini tersebar di Twitter melalui akun @asmirzakovic. Dapat dilihat di video, sejumlah emak tampak emosi dan marah terhadap petugas rest area yang coba menertibkan parkir sandal tersebut.
Emak-emak membentak dan menarik-narik baju petugas rest area sebagai bentuk penolakan akan diterbitkannya sandal mereka. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberi rasa nyaman ke pemudik.
Para pemudik yang hendak beribadah di masjid rest area dihadapkan pada situasi di mana alas kaki mereka harus dikenai biaya tambahan sebagai imbalan untuk jasa 'penitipan sandal bayangan'.
Kenapa dibilang bayangan, karena menurut informasi yang beredar, keberadaan parkir sandal itu tidak seharusnya ada. Terlebih, pihak masjid sudah menyediakan tempat penitipan sandal gratis.
Baca Juga: Puncak Sekarang Punya Rest Area Keren, Begini Penampakannya!
Kabar ini tersebar di Twitter melalui akun @asmirzakovic. Dapat dilihat di video, sejumlah emak tampak emosi dan marah terhadap petugas rest area yang coba menertibkan parkir sandal tersebut.
Emak-emak membentak dan menarik-narik baju petugas rest area sebagai bentuk penolakan akan diterbitkannya sandal mereka. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberi rasa nyaman ke pemudik.
Lihat Juga :