CERMIN: Gojek, Uber, dan Anak-Anak Muda Pengubah Dunia
Rabu, 19 April 2023 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Atau dalam serial The Dropoutyang tayang di Disney Plus, kita bertemu sosok Elizabeth Holmes yang menipu banyak orang dengan Theranos. Ia punya kadar kepercayaan diri melebihi orang lain.
Tapi Travis dibuat begitu menyebalkan. Tak satupun kualitas dirinya yang bisa membuat kita bersimpati padanya. Skenario memompa karakterisasi Travis ke tingkat komikal yang membuat Joseph Gordon-Levitt terlihat memerankannya dengan terlalu bersemangat sehingga membuat sisi manusiawinya tercerabut begitu saja.
![CERMIN: Gojek, Uber, dan Anak-Anak Muda Pengubah Dunia]()
Foto: HBO Go
Kita tahu betapa Travis mendedikasikan sepanjang waktunya memikirkan Uber. Ia beruntung dikelilingi orang-orang yang mendukung idenya dari awal. Termasuk pacarnya, Angie, yang kelak diputuskannya ketika Uber mulai meniti sukses.
Bagian ini yang seharusnya diberi ruang lebih dalam Super Pumped: The Battle of Uberyang bisa memanusiakan Travis. Sayangnya hal tersebut tak dilakukan. Padahal hubungan Travis dan Angie sungguh kompleks dan sangat menarik.
Setelah putus, ketika Travis menghadapi masalah terkait Uber, Angie selalu menjadi tempatnya curhat. Bisa jadi karena hanya Angie yang betul-betul memahami dirinya.
Hubungan cinta-benci Travis dan adiknya, Cory, juga sedikit sekali diberi ruang. Padahal, sekali lagi, bagian ini akan membuat kita bisa melihat Travis sebagai manusia, bukan sebagai sosok narsistik dengan ego segunung yang dengan mudah kita benci.
Sepanjang delapan episode, tak ada satu pun momen yang bisa membuat saya menyukai Travis dan bersedih ketika akhirnya Uber direnggut darinya.
Namun Super Pumped: The Battle of Ubermasih bisa kita nikmati sebagai tontonan asyik melihat bagaimana sebuah visi diperjuangkan, bagaimana sebuah inovasi akan berbenturan dengan regulasi, dan bagaimana akhirnya seseorang bisa maju dan juga hancur bersamanya.
![CERMIN: Gojek, Uber, dan Anak-Anak Muda Pengubah Dunia]()
Foto: HBO Go
Tapi Travis dibuat begitu menyebalkan. Tak satupun kualitas dirinya yang bisa membuat kita bersimpati padanya. Skenario memompa karakterisasi Travis ke tingkat komikal yang membuat Joseph Gordon-Levitt terlihat memerankannya dengan terlalu bersemangat sehingga membuat sisi manusiawinya tercerabut begitu saja.

Foto: HBO Go
Kita tahu betapa Travis mendedikasikan sepanjang waktunya memikirkan Uber. Ia beruntung dikelilingi orang-orang yang mendukung idenya dari awal. Termasuk pacarnya, Angie, yang kelak diputuskannya ketika Uber mulai meniti sukses.
Bagian ini yang seharusnya diberi ruang lebih dalam Super Pumped: The Battle of Uberyang bisa memanusiakan Travis. Sayangnya hal tersebut tak dilakukan. Padahal hubungan Travis dan Angie sungguh kompleks dan sangat menarik.
Setelah putus, ketika Travis menghadapi masalah terkait Uber, Angie selalu menjadi tempatnya curhat. Bisa jadi karena hanya Angie yang betul-betul memahami dirinya.
Hubungan cinta-benci Travis dan adiknya, Cory, juga sedikit sekali diberi ruang. Padahal, sekali lagi, bagian ini akan membuat kita bisa melihat Travis sebagai manusia, bukan sebagai sosok narsistik dengan ego segunung yang dengan mudah kita benci.
Sepanjang delapan episode, tak ada satu pun momen yang bisa membuat saya menyukai Travis dan bersedih ketika akhirnya Uber direnggut darinya.
Namun Super Pumped: The Battle of Ubermasih bisa kita nikmati sebagai tontonan asyik melihat bagaimana sebuah visi diperjuangkan, bagaimana sebuah inovasi akan berbenturan dengan regulasi, dan bagaimana akhirnya seseorang bisa maju dan juga hancur bersamanya.

Foto: HBO Go
Lihat Juga :