5 RS Alami Peningkatan BOR, Kemenkes Minta Masyarakat Perketat Prokes dan Lakukan Vaksinasi Booster

Kamis, 04 Mei 2023 - 15:26 WIB
loading...
5 RS Alami Peningkatan...
Seiring kembali meningkatnya kasus Covid-19, Kementerian Kesehatan pun mencatat terjadinya peningkatan keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 kembali meningkat di Tanah Air. Kementerian Kesehatan pun mencatat terjadinya peningkatan keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit.

Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius dari masyarakat, salah satunya agar memperketat lagi prokes di luar rumah, dan segera melakukan booster jika belum.

Berdasar data RS Online pada 3 Mei 2023, sebanyak 5 rumah sakit mengalami peningkatan BOR lebih dari 50 persen, yakni RSUP Dr. M. Djamil, RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH, RSP Dr. Ario Wirawan, RSUP Prof Dr. R.D. Kandou, dan RSUP Dr. Kariadi.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi Pasca Lebaran 2023, Pemerintah Ingatkan Kembali Penerapan Protokol Kesehatan

"Secara nasional, menurut data RS Online per 3 Mei 2023 pukul 14.00 WIB dan Dinkes Provinsi, menunjukkan BOR secara nasional sebesar 8,1%, baik bed isolasi maupun bed intensif dari 42.293 bed yang tersedia," bunyi laporan Kementerian Kesehatan dalam situs resminya, dikutip Kamis (4/5/2023).

Dari sumber data yang sama, sejak 1 Januari sampai 3 Mei 2023 total pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 22.666 jiwa. Sedangkan pasien yang masih dirawat hingga Rabu, 3 Mei 2023, berjumlah 2.696 jiwa, terdiri dari 2.556 pasien isolasi dan 140 pasien intensif.

Dari 22.666 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 34,5 persennya atau 7.813 pasien belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan didominasi kelompok usia lansia.

"Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 1.423 pasien Covid-19 meninggal di rumah sakit, hampir separuhnya belum divaksinasi," ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril Kamis (4/5/2023).

Dokter Syahril pun mengimbau masyarakat untuk waspada. Walaupun belum terjadi lonjakan kasus, namun peningkatan kasus terus terjadi dan diiringi oleh keterisian tempat tidur di RS.

"Masyarakat jangan lengah. Perketat kembali protokol kesehatan terutama memakai masker dan segera booster," pintanya.

Upaya itu dilakukan untuk melindungi diri dari penularan Covid-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus seperti yang terjadi pada Juli-Agustus 2021 akibat varian Delta.

Menurut dr. Syahril, butuh kerja sama dari masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, pakai masker, rajin cuci tangan, dan yang belum vaksinasi booster segera lakukan.

"Semua pihak harus memahami bahwa dengan tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, maka risiko penularan juga semakin tinggi. Namun risiko itu bisa dicegah jika masyarakat patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan," jelasnya.

Baca juga: 5 Jenis Antibiotik Beserta Fungsinya, Sering Diresepkan Para Dokter

Sementara itu, per 3 Mei 2023 kasus Covid-19 di Indonesia ada di angka 2.647 kasus konfirmasi dengan 25 pasien dinyatakan meninggal dunia.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Ampuh dan Aman, Ini...
Ampuh dan Aman, Ini 5 Obat Radang Tenggorokan Alami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved