Tak Hanya Covid-19, Masyarakat Juga Harus Waspadai Penyakit DBD
Senin, 13 April 2020 - 00:00 WIB
loading...
Tak hanya Covid-19, saat musim pancaroba seperti saat ini, masyarakat Indonesia juga diminta untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD). (CDC)
A
A
A
JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai juga penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi COVID-19 karena saat ini merupakan periode musim pancaroba.
“Ini periode musim pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan munculnya kasus demam berdarah yang cukup banyak,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.
Yuri mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena dua penyakit tersebut memiliki tingkat kerawanan dan angka kematian cukup tinggi yang terjadi pada periode yang bersamaan.
Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan di antaranya dengan memberantas sarang nyamuk.
Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Kementerian Kesehatan, Nadia Siti Tarmidzi mengatakan bahwa Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang memiliki kasus DBD tertinggi dan masuk zona merah.
“Ini periode musim pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan munculnya kasus demam berdarah yang cukup banyak,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.
Yuri mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena dua penyakit tersebut memiliki tingkat kerawanan dan angka kematian cukup tinggi yang terjadi pada periode yang bersamaan.
Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan di antaranya dengan memberantas sarang nyamuk.
Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Kementerian Kesehatan, Nadia Siti Tarmidzi mengatakan bahwa Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang memiliki kasus DBD tertinggi dan masuk zona merah.
Lihat Juga :