Stunting Mengancam, Masyarakat Harus Makin Sadar Pemenuhan Gizi Seimbang

Selasa, 23 Mei 2023 - 12:52 WIB
loading...
A A A
“Karbohidrat yang harus dikonsumsi ibu hamil itu 50%. Jadi, harus makan beraneka ragam makanan termasuk sayur dan buah. Makan sebanyak mungkin dan kalau bisa variasi sayur serta buah-buahannya diperhatikan,” kata dokter yang juga berprofesi sebagai public figure itu.

Lantas, bagaimana indikasi atau ciri-ciri anak yang terkena stunting? Pertanyaan tersebut tentu banyak dilontarkan masyarakat, terutama orangtua yang khawatir akan kesehatan anaknya. Lula mengutarakan bahwa anak yang dicap stunting biasanya saat berusia 2 tahun dengan indikasi tubuhnya yang lebih pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya. “Untuk hal ini, harus dicek lebih lanjut. Sebab, mungkin saja tinggi badan yang kurang sesuai itu adalah keturunan atau faktor genetik,” tambah dia.

Baca Juga : DKI Jakarta Temukan 99 Kasus Terduga Polio, Masyarakat Diimbau Lakukan Imunisasi

Lanjutnya, anak yang terkena stunting biasanya mempunyai berat badan yang rendah, pertumbuhan tulangnya tertunda, dan kemampuan berpikirnya yang juga terganggu. Sebab, otak si kecil tidak bisa tumbuh secara optimal. Bukan hanya bahaya pada saat yang bersamaan, stunting juga menyebabkan bahaya bagi anak di kemudian hari. Lula menyebut, setidaknya ada 3 penyakit yang akan mengancam anak stunting, yakni jantung, obesitas, dan diabetes.
Selain gizi, faktor lain yang juga bisa menyebabkan stunting adalah pernikahan dini. Menurut Lula, Ibu hamil dengan usia yang masih sangat belia, katakanlah 16 tahun, memiliki peluang terkena berbagai macam penyakit seperti kanker serviks. Selain itu, kemungkinan besar mereka juga tidak memedulikan gizi bagi si anak. Akibatnya, anak bisa saja lahir prematur dengan berat badan rendah,” ujarnya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Rekomendasi
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Berita Terkini
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved