Mengapa Fast and Furious Ogah Mematikan Karakter Secara Permanen?
Kamis, 25 Mei 2023 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Tipuan yang sama juga digunakan di Fast Five dan Fast and Furious 6. Kedua film itu menampilkan Han sebelum dia mati di Tokyo Drift. Revisi kematian sebenarnya pertama terjadi di Fast Five, yang mengungkap kalau Letty tidak benar-benar mati di Fast & Furious.
Han adalah tokoh utama Tokyo Drift. Kembalinya Han di dua film selanjutnya hanya membuat kematiannya di Fast & Furious 6 jadi lebih tragis. Klaim agar Fast and Furious membawa keadilan untuk Han jadi intensif setelah Deckard Shaw, yang direvisi sebagai pembunuh Han, bertobat dan bergabung dengan keluarga Dominic Toretto.
Setelah bertahun-tahun kampanye Keadilan untuk Han, F9 merevisi Tokyo Drift sekali lagi dan mengungkap kalau Han tidak pernah mati. Sekarang, Gal Gadot kembali sebagai Gisele di Fast X, yang artinya, kematian Gisele di Fast & Furious 6 tidak pernah terjadi. Pokoknya, tidak satu pun dari tiga kematian besar di Fast and Furious ini benar-benar terjadi.
![Mengapa Fast and Furious Ogah Mematikan Karakter Secara Permanen?]()
Foto: Entertainment Tonight
Fast and Furious sudah ada sejak 2001 lewat The Fast and the Furious. Tapi, saga-nya baru menemukan jalannya pada 2009 di Fast and Furious 4. Di fim itu, Vin Diesel kembali sebagai Dominic Toretto dan Paul Walker sebagai Brian O’Conner.
Revisi lini masa Tokyo Drift mencontohkan bagaimana Fast and Furious butuh waktu untuk menemukan nadanya dan memperlihatkan kembalinya Han akan terjadi. Dimulai dengan Fast Five, saga itu menjadi reuni karakter kesukaan penggemar dari semua film sebelumnya dan Han harus menjadi bagiannya. Fast and Furious menggarisbawahi kekuatan nostalgia yang membuat kembalinya Han di F9 sebagai titik jual.
Sementara kematian Letty menjadi kekuatan pendorong cerita Fast & Furious, kembalinya Letty menambah tema keluarga. Meme keluarga Fast and Furious diambil dari Fast & Furious 6. Di situ, Dominic Toretto berusaha membuktikan kepada Owen Shaw kalau keluarga lebih berharga ketimbang kru.
Han adalah tokoh utama Tokyo Drift. Kembalinya Han di dua film selanjutnya hanya membuat kematiannya di Fast & Furious 6 jadi lebih tragis. Klaim agar Fast and Furious membawa keadilan untuk Han jadi intensif setelah Deckard Shaw, yang direvisi sebagai pembunuh Han, bertobat dan bergabung dengan keluarga Dominic Toretto.
Setelah bertahun-tahun kampanye Keadilan untuk Han, F9 merevisi Tokyo Drift sekali lagi dan mengungkap kalau Han tidak pernah mati. Sekarang, Gal Gadot kembali sebagai Gisele di Fast X, yang artinya, kematian Gisele di Fast & Furious 6 tidak pernah terjadi. Pokoknya, tidak satu pun dari tiga kematian besar di Fast and Furious ini benar-benar terjadi.
2. Membangkitkan Karakter Memberikan Kekuatan Lebih

Foto: Entertainment Tonight
Fast and Furious sudah ada sejak 2001 lewat The Fast and the Furious. Tapi, saga-nya baru menemukan jalannya pada 2009 di Fast and Furious 4. Di fim itu, Vin Diesel kembali sebagai Dominic Toretto dan Paul Walker sebagai Brian O’Conner.
Revisi lini masa Tokyo Drift mencontohkan bagaimana Fast and Furious butuh waktu untuk menemukan nadanya dan memperlihatkan kembalinya Han akan terjadi. Dimulai dengan Fast Five, saga itu menjadi reuni karakter kesukaan penggemar dari semua film sebelumnya dan Han harus menjadi bagiannya. Fast and Furious menggarisbawahi kekuatan nostalgia yang membuat kembalinya Han di F9 sebagai titik jual.
Sementara kematian Letty menjadi kekuatan pendorong cerita Fast & Furious, kembalinya Letty menambah tema keluarga. Meme keluarga Fast and Furious diambil dari Fast & Furious 6. Di situ, Dominic Toretto berusaha membuktikan kepada Owen Shaw kalau keluarga lebih berharga ketimbang kru.
Lihat Juga :