Upaya Mencegah Misinformasi Tembakau Alternatif dengan Pendekatan Sains
Minggu, 28 Mei 2023 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dirinya sudah berupaya mencari riset-riset terkait vape, dan belum menemukan penelitian yang mengungkapkan hal itu. "Banyak pihak yang menakut-nakuti publik sehingga membuat orang-orang menghindari produk tembakau alternatif," ujarnya.
"Ada yang bilang produk tembakau alternatif dapat menyebabkan popcorn lung atau peradangan pada bronkiolus. Namun, tidak ada buktinya. Bahkan Cancer Research the United Kingdom (UK) menyatakan secara resmi bahwa tidak ada kaitan antara produk tembakau alternatif dan popcorn lung," urainya.
Lebih lanjut, Samsul mengutarakan bahwa sejumlah riset justru membuktikan bahwa produk tembakau alternatif membantu mengurangi risiko hingga 95 persen lebih rendah.
"Pemerintah Inggris telah merilis 'The Tobacco Control Plan for England' pada Juli 2017, menekankan bahwa produk tembakau alternatif bisa berperan mengurangi risiko yang disebabkan rokok," tuturnya.
"Selain itu, Jepang juga memperkenalkan produk tembakau alternatif pada 2013, dan penggunanya terus meningkat. Peningkatan jumlah itu paralel dengan penurunan jumlah perokok di Jepang," jelas dia.
"Ada yang bilang produk tembakau alternatif dapat menyebabkan popcorn lung atau peradangan pada bronkiolus. Namun, tidak ada buktinya. Bahkan Cancer Research the United Kingdom (UK) menyatakan secara resmi bahwa tidak ada kaitan antara produk tembakau alternatif dan popcorn lung," urainya.
Lebih lanjut, Samsul mengutarakan bahwa sejumlah riset justru membuktikan bahwa produk tembakau alternatif membantu mengurangi risiko hingga 95 persen lebih rendah.
"Pemerintah Inggris telah merilis 'The Tobacco Control Plan for England' pada Juli 2017, menekankan bahwa produk tembakau alternatif bisa berperan mengurangi risiko yang disebabkan rokok," tuturnya.
"Selain itu, Jepang juga memperkenalkan produk tembakau alternatif pada 2013, dan penggunanya terus meningkat. Peningkatan jumlah itu paralel dengan penurunan jumlah perokok di Jepang," jelas dia.
Lihat Juga :